Aushaf, Titis Emeraldine (2026) Efektivitas Zat Pengatur Tumbuh Alami Terhadap Keberhasilan Stek Kemukus (Piper cubeba L.). S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Cover TITIS EMERALDINE AUSHAF.pdf
Download (10MB)
Bab I TITIS EMERALDINE AUSHAF.pdf
Download (737kB)
Bab II TITIS EMERALDINE AUSHAF.pdf
Download (873kB)
Bab III TITIS EMERALDINE AUSHAF.pdf
Restricted to Registered users only
Download (964kB)
Bab IV TITIS EMERALDINE AUSHAF.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab V TITIS EMERALDINE AUSHAF.pdf
Restricted to Registered users only
Download (725kB)
Dapus TITIS EMERALDINE AUSHAF.pdf
Download (770kB)
Lampiran TITIS EMERALDINE AUSHAF.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Kemukus (Piper cubeba L.) merupakan tanaman rempah dan obat yang bernilai ekonomi tinggi, namun ketersediaan bibit berkualitas menjadi kendala karena rendahnya tingkat keberhasilan pertumbuhan stek batang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis dan konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) organik yang paling efektif terhadap keberhasilan stek kemukus serta mengetahui korelasi antar variabel pertumbuhannya. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kemawi, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tujuh taraf perlakuan: P1 (Kontrol/Aquades), P2 (Air Kelapa Muda 15%), P3 (Air Kelapa Muda 30%), P4 (Ekstrak Bawang Merah 15%), P5 (Ekstrak Bawang Merah 30%), P6 (Ekstrak Tauge 15%), dan P7 (Ekstrak Tauge 30%). Variabel yang diamati meliputi waktu keluarnya akar, jumlah akar, panjang akar, bobot akar, jumlah tunas, panjang tunas, jumlah daun, dan luas daun. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa pemberian ZPT organik berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah tunas, panjang tunas, dan jumlah daun pada pengamatan 10 hingga 17 minggu setelah tanam (mst). Perlakuan ekstrak bawang merah 30% (P5) memberikan hasil terbaik pada parameter jumlah tunas (5,00 batang) dan panjang tunas (41,25 cm) pada 17 mst. Perlakuan ekstrak tauge 30% (P7) menghasilkan jumlah akar terbanyak (6,00 helai), sementara luas daun terbaik diperoleh pada perlakuan air kelapa muda. Analisis korelasi menunjukkan bahwa kecepatan inisiasi akar berkorelasi negatif terhadap pertumbuhan tajuk, mengindikasikan bahwa pembentukan akar yang lebih awal memicu pertumbuhan tunas dan daun yang lebih cepat. Secara keseluruhan, ekstrak bawang merah 30% merupakan ZPT organik yang paling efektif untuk memacu pertumbuhan awal stek kemukus.
| Dosen Pembimbing: | Purnawanto, Agus Mulyadi and Suyadi, Aman | nidn0616087001, nidn0010106501 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Kemukus, Stek Batang, ZPT Alami, Bawang Merah, Air Kelapa, Tauge. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian dan Perikanan > Agroteknologi S1 |
| Depositing User: | Agus Imam |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 00:51 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 00:51 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/19115 |
