Qeis, Qeis (2025) Strategi Kaderisasi Dalam Pembentukan Religiusitas Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Pimpinan Komisariat Buya Hamka Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto Periode 2024-2025. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Cover QEIS.pdf
Download (2MB)
Bab I QEIS.pdf
Download (849kB)
Bab II QEIS.pdf
Download (954kB)
Bab III QEIS.pdf
Restricted to Registered users only
Download (857kB)
Bab IV QEIS.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab V QEIS.pdf
Restricted to Registered users only
Download (891kB)
Dapus QEIS.pdf
Download (848kB)
Lampiran QEIS.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Permasalahan rendahnya religiusitas mahasiswa sering menjadi sorotan dalam organisasi kemahasiswaan Islam, termasuk Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Religiusitas yang kerap dipahami secara sempit sebatas praktik ritual formal menyebabkan munculnya persepsi negatif terhadap kader IMM. Padahal, dalam konsep Tri Kompetensi Dasar IMM, religiusitas merupakan aspek fundamental yang harus terinternalisasi secara menyeluruh dalam diri kader. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kaderisasi dalam pembentukan religiusitas kader IMM Komisariat Buya HAMKA Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pimpinan komisariat, instruktur kaderisasi, serta kader IMM. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kaderisasi dalam pembentukan religiusitas kader IMM Komisariat Buya HAMKA dilakukan melalui pembiasaan keagamaan yang terintegrasi dalam seluruh tahapan kaderisasi, mulai dari MASTA, pra-DAD, DAD, hingga kegiatan pasca-DAD. Pembiasaan tersebut meliputi shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, shalat sunnah, kultum, serta internalisasi nilai-nilai keislaman yang berorientasi pada dimensi ideologis, ritualistik, pengalaman religius, intelektual, dan konsekuensial. Selain itu, keteladanan pimpinan dan instruktur, suasana organisasi yang religius, serta sistem follow up pasca-kaderisasi menjadi faktor pendukung utama. Adapun faktor penghambatnya meliputi latar belakang keagamaan kader yang beragam, rendahnya kesadaran personal sebagian kader, serta pengaruh lingkungan eksternal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kaderisasi IMM berperan signifikan dalam membentuk religiusitas kader secara holistik, tidak hanya pada aspek ritual, tetapi juga pada penghayatan, pemahaman, dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat.
| Dosen Pembimbing: | Pratama, Havidz Cahya | nidn0617079202 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Kaderisasi, Religiusitas, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Tri Kompetensi Dasar. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > Pendidikan Agama Islam S1 |
| Depositing User: | Agus Imam |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 04:25 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 04:25 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/19100 |
