Yulianti, Yulianti (2025) Pembiasaan Dzikir Pagi Petang Dalam Membentuk Karakter Religius Santri di Pondok Pesantren Modern Daarul Falaah Merden Purwanegara Banjarnegara. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Cover YULIANTI.pdf
Download (2MB)
Bab I YULIANTI.pdf
Download (914kB)
Bab II YULIANTI.pdf
Download (978kB)
Bab III YULIANTI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (821kB)
Bab IV YULIANTI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab V YULIANTI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (798kB)
Dapus YULIANTI.pdf
Download (877kB)
Lampiran YULIANTI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembiasaan dzikir pagi dan petang serta dampaknya dalam membentuk karakter religius santri di Pondok Pesantren Modern Daarul Falaah Merden, Purwanegara, Banjarnegara. Latar belakang dari penelitian ini adalah pentingnya pembinaan spiritual dan pembentukan karakter religius sebagai fondasi utama dalam pendidikan pesantren. Dzikir pagi dan petang merupakan salah satu bentuk pembiasaan ibadah yang diyakini mampu menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, serta sikap tawakal, sabar, dan cinta terhadap ibadah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis studi lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, serta teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian adalah pengasuh, ustadz/ustadzah, serta santri di Pondok Pesantren Modern Daarul Falaah Merden Purwanegara Banjarnegara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembiasaan dzikir pagi dan petang dilaksanakan secara rutin dan terstruktur dengan bimbingan langsung dari ustadz/ustadzah. Dzikir dilaksanakan setelah salat Subuh dan menjelang Magrib, menggunakan bacaan yang bersumber dari Al-Qur'an dan hadis. Pembiasaan ini berperan signifikan dalam membentuk karakter religius santri, seperti meningkatnya kesadaran spiritual, kedisiplinan dalam ibadah, serta terbentuknya sikap sabar, tawakal, dan bersyukur. Kendala yang dihadapi meliputi kurangnya kesadaran santri terhadap pembiasaan dzikir pagi dan petang, kurangnya semangat yang tinggi dalam melantunkan dzikir, dan sikap kelelahan dan kejenuhan santri dalam melaksanakan kegiatan pembiasaan dzikir pagi petang. Untuk mengatasinya, pengasuh dan ustadz/ustadzah Pondok Pesantren Modern Daarul Falaah Merden Purwanegara Banjarnegara memberikan bimbingan dan arahan secara terusmenerus guna meningkatkan kesadaran santri dalam melakukan dzikir pagi petang. Dengan demikian, pembiasaan dzikir pagi dan petang menjadi bagian penting dalam strategi pendidikan karakter di pesantren, khususnya dalam membentuk pribadi santri yang religius, istiqamah, dan berakhlak mulia.
| Dosen Pembimbing: | Surya, Mintaraga Eman | NIDN0626107601 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Dzikir pagi petang, karakter religius, santri, pesantren modern, pembiasaan. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > Pendidikan Agama Islam S1 |
| Depositing User: | Agus Imam |
| Date Deposited: | 10 Dec 2025 03:38 |
| Last Modified: | 10 Dec 2025 03:38 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/18694 |
