QODRI, AKHMAD (2023) GAMBARAN KEJADIAN POST OPERATIVE NAUSEA VOMITING (PONV) PADA PASIEN YANG DILAKUKAN ANESTESI INHALASI, TIVA DAN SPINAL DI RST WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO. D4 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Akhmad Qodri COVER.pdf
Download (794kB)
Akhmad Qodri BAB I.pdf
Download (155kB)
Akhmad Qodri BAB II.pdf
Download (371kB)
Akhmad Qodri BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (273kB)
Akhmad Qodri BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (277kB)
Akhmad Qodri BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (136kB)
Akhmad Qodri DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (216kB)
Akhmad Qodri LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang : Kejadian mual dan muntah setelah operasi atau dikenal sebagai Post Operative Nausea Vomiting (PONV) dapat menyebabkan beberapa komplikasi medik, efek psikologis, menghambat proses pemulihan dan pengobatan secara keseluruhan sehingga menurunkan tingkat kesembuhan pasien setelah operasi dan memberi dampak peningkatan beban biaya perawatan ketika pasien dirawat di rumah sakit. Di Indonesia, angka kejadian mual muntah pasca bedah belum tercatat dengan jelas. Tujuan : Mengetahui gambaran kejadian Post Operative Nausea Vomiting (PONV) pada pasien yang dilakukan anestesi inhalasi, TIVA, dan spinal di RST Wijayakusuma Purwokerto. Metode : Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan cara survei data ke pasien langsung. Hasil Penelitian : dalam penelitian ini didapatkan 60 sampel yang dilakukan anestesi inhalasi, TIVA, dan spinal ditemukan masing-masing sebanyak 53.3%, 20%, 26.7%, kejadian PONV lebih banyak terjadi pada perempuan yaitu 14 responden (86.7 %), tinggi pada kelompok usia 26-35 tahun sebanyak 6 responden (40%), kemudian kejadian PONV lebih banyak ditemukan pada responden dengan nilai BMI ideal yaitu 11 responden (73.3%), kejadian PONV lebih banyak ditemukan pada responden dengan jenis pembedahan bedah umum yaitu 10 responden (66.7%), kejadian PONV tinggi pada responden dengan status ASA 1 yaitu 12 responden (80%), tinggi pada durasi pembedahan 30 menit-2 jam yaitu 10 responden (66.7%), dan riwayat merokok bukan perokok yaitu 14 responden (93.3%). Kesimpulan : Kejadian PONV pada responden yang dilakukan anestesi inhalasi, TIVA, dan spinal tertinggi pada responden yang dilakukan anestesi inhalasi, tinggi pada jenis kelamin perempuan, pada kelompok usia 26-35 tahun, dengan nilai BMI ideal, jenis bedah umum, Status ASA I, durasi pembedahan 30 menit-2 jam, dan bukan perokok.
| Dosen Pembimbing: | WIDYANINGSIH, SUSANA | 0602118404 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D4) |
| Additional Information: | Ns. SUSANA WIDYANINGSIH, S.Kep.,MNS |
| Uncontrolled Keywords: | Inhalasi, TIVA, Spinal, PONV, Anestesi |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan Anestesiologi D4 |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 06 Mar 2025 06:38 |
| Last Modified: | 06 Mar 2025 06:38 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/18029 |
