Asyrofa, Ulya (2020) EFEK PEMBERIAN KOPI INSTAN TINGGI GULA DOSIS BERTINGKAT TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGI GINJAL TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR. D4 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Ulya Asyrofa COVER.pdf
File Pdf (3MB)
Ulya Asyrofa BAB I.pdf
File Pdf (637kB)
Ulya Asyrofa BAB II.pdf
File Pdf (896kB)
Ulya Asyrofa BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (693kB)
Ulya Asyrofa BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
Ulya Asyrofa BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (619kB)
Ulya Asyrofa DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (628kB)
Ulya Asyrofa LAMPIRAN.pdf
File Pdf (5MB)
Ulya Asyrofa LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (5MB)
Abstract
Kopi instan merupakan jenis kopi kemasan yang dibuat tidak dari kopi murni melainkan dari kombinasi kafein, gula, fruktosa, asam sitrat dan natrium bikarbonat. Bahaya kandungan gula tambahan pada kopi instan dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan di dalam tubuh dan dapat merusak sel ginjal.Ginjal merupakan organ yang paling sering menjadi sasaran kerusakan oleh senyawa-senyawa kimia asing karena hampir 25% dari seluruh aliran darah akan mengalir ke ginjal.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek konsumsi kopi instan tinggi gula dengan dosis berlebih terhadap gambaran histologi sel ginjal tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini merupakan penelitian true experimental dengan rancangan penelitian Post test only control grup design. Sebanyak 24 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan. Tikus diberi perlakuan kopi instan tinggi gula dosis 4,5 mL/250g BB/hari, 9 mL/250g BB/hari, dan 13,5 mL/250g BB/hari. Pada akhir perlakuan tikus dimatikan menggunakan kloroform selanjutnya dilakukan pembedahan untuk diambil organ ginjalnya dan dibuat preparat histologi. Penelitian dilakukan dari bulan April-Juli 2020. Data dianalisis dengan uji one way ANOVA. Hasil penelitian diketahui adanya pengaruh kopi instan tinggi gula terhadap kerusakan sel ginjal dengan nilai kerusakan sel glomerulus p=0,000 dan nilai kerusakan sel tubulus kontortus proksimal p=0,000. Dosis kopi instan tinggi gula 13,5 mL berpotensi paling tinggi dalam mempengaruhi gambaran histologi sel glomerulus ginjal tikus putih (Rattus norvegicus) dengan persentase kerusakan sel glomerulus sebesar 77,38% dan persentase kerusakan sel tubulus kontortus proksimal sebesar 66,9%.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Tugas Akhir Mahasiswa (D4) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing : 1. Arif Mulyanto, S.Si.,M.Si 2. Kurnia Ritma Dhanti, S.Si.,M.Biotech |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : kopi instan, histologi, sel ginjal |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Teknologi Laboratorium Medik D4 |
| Depositing User: | Roni Purwanto |
| Date Deposited: | 09 Dec 2024 02:44 |
| Last Modified: | 09 Dec 2024 02:44 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/17662 |
