RISDINATA, PRAKOSA PAMOR (2016) EFEKTIVITAS REBUSAN LIDAH BUAYA (ALOE VERA) DAN REBUSAN LABU SIAM TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGBANTENG. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
PRAKOSA PAMOR RISDINATA COVER.pdf
Download (1MB)
PRAKOSA PAMOR RISDINATA BAB I.pdf
Download (646kB)
PRAKOSA PAMOR RISDINATA BAB II.pdf
Download (758kB)
PRAKOSA PAMOR RISDINATA BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (594kB)
PRAKOSA PAMOR RISDINATA BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (663kB)
PRAKOSA PAMOR RISDINATA BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (567kB)
PRAKOSA PAMOR RISDINATA DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (666kB)
PRAKOSA PAMOR RISDINATA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Diabetes mellitus atau yang lebih dikenal dengan kencing manis
termasuk kategori penyakit degeneratif yang membahayakan manusia karena dapat
menyebabkan kematian. Berbagai macam pengobatan dilakukan untuk
mengendalikan kadar gula darah salah satunya menggunakan terapi non
farmakologi. Terapi non farmakologi yang dapat dilakukan seperti mengkonsumsi
makanan dan minuman dapat menurunkan kadar gula darah.
Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas rebusan lidah buaya (aloe vera) dan
rebusan labu siam terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita diabetes
melitus tipe II.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre
experiment with two group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah
seluruh penderita Diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Kedungbanteng.
Sampel dalam penelitian ini 30 responden dengan teknik simple random
sampling. Analisa data penelitian ini menggunakan independent sample t test.
Hasil : Berdasarkan uji independent t test didapatkan rata-rata penurunan kadar
gula darah sebesar 10,40±12,603 pada kelompok rebusan lidah buaya dan sebesar
61.93±45.358 pada kelompok labu siam. Terdapat perbedaan penurunan pada
kadar gula darah diantara kedua kelompok. Pemberian rebusan lidah buaya dan
labu siam berpengaruh secara bermakna terhadap penurunan kadar gula darah
(p=0,001). Rebusan labu siam lebih efektif dibandingkan dengan rebusan lidah
buaya untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di
wilayah kerja Puskesmas Kedungbanteng.
Kesimpulan : Terapi rebusan labu siam lebih efektif menurunkan kadar gula
darah sewaktu pada pasien DM tipe 2 dibandingkan dengan terapi rebusan lidah
buaya.di wilayah kerja Puskesmas Kedungbanteng.
Kata Kunci : Diabetes Melitus, Lidah Buaya, Labu Siam
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Supriyadi, S.KM., M.KM |
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Melitus, Lidah Buaya, Labu Siam |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1 |
| Depositing User: | Yuni Sri Subkhaini |
| Date Deposited: | 12 Apr 2017 02:30 |
| Last Modified: | 06 Jan 2025 01:17 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1527 |
