Umami, Farida Nur (2020) Praktik Jekat Dalam Sewa Menyewa Sawah Di Desa Singasari Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas Dalam Perspektif Hukum Islam. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
Farida Nur Umami_Cover.pdf

Download (1MB)
Text
Farida Nur Umami_BAB 1.pdf

Download (632kB)
Text
Farida Nur Umami_BAB 2.pdf

Download (772kB)
Text
Farida Nur Umami_BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (614kB)
Text
Farida Nur Umami_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (743kB)
Text
Farida Nur Umami_BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (609kB)
Text
Farida Nur Umami_Daftar Pustaka.pdf

Download (607kB)
Text
Farida Nur Umami_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Muamalah adalah salah satu bagian yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan muammlah adalah salah satukegiatan yang pasti setiap harinya dilakukan oleh setiap manusia. Ada berbagai jenis muamalah yang ada, diantara banyak jenis muammalah ada yang dinamakan sewa-menyewa (ijarah) dan pemberian (hibah). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimna praktik dan pandangan hukum islam terhadap praktik jekat yang masuk dalam kategori hibah yang mucul karena adanya akad sewa menyewa sawah di desa Singasari Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan sifat analisis data adalah induktif yaitu suatu analisis berdasarkan data yang diperoleh, selanjutnya dikembangkan menjadi hipotesis.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan akad sewa-menyewa yang ada di desa Singasari menunjukan kesesuaian dengan rukun dan syarat yang sudah di tetapkan oleh ketetapan Fatwa DSN MUI Nomor 09/DSN-MUI/VI/2000 Tentang Pembiayaan Ijarah. Namun, yang menjadi fokus penelitian adalah pada praktik pungutan jekat yang ada di dalam akad sewa menyewa di desa Singasari tersebut yang mucul sebagai adat istiadat atau kebiasaan dari zaman dahulu dan terus dilaksanakan sampai sekarang. Dalam praktiknya, jekat atau yang bisa dikategorikan dengan pemberiah (hibah) terbagi menjadi tiga tipe. Dari ketiga tipe tersebut penulis menganalis dan mendapatkan kesimpulan bahwa dari ketiga tipe praktik jekat yang dilakukan oleh warga desa singasari semuanya dianggap mubah. Namun,di dalam tipe ketiga lebih baik dihindari karena menurut syar’i dianggap kurang baik.

Dosen Pembimbing: Wage, Wage | unspecified
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Sewa-menyewa (Ijarah), Hibah, Hukum Islam
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Agama Islam > Hukum Ekonomi Syariah S1
Depositing User: wulan
Date Deposited: 08 Aug 2022 03:45
Last Modified: 17 Apr 2025 02:55
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/13357

Actions (login required)

View Item
View Item