HANANTI, ARFINA (2021) PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA DAN STATUS PEKERJAAN IBU TERHADAP KARAKTER KEMANDIRIAN SISWA SD NEGERI 3 SIRONGGE KECAMATAN PANDANARUM KABUPATEN BANJARNEGARA. D4 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
ARFINA HANANTI_Cover.pdf
Download (1MB)
ARFINA HANANTI_BAB 1.pdf
Download (682kB)
ARFINA HANANTI_BAB 2.pdf
Download (840kB)
ARFINA HANANTI_BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (680kB)
ARFINA HANANTI_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (813kB)
ARFINA HANANTI_BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (597kB)
ARFINA HANANTI_Daftar Pustaka.pdf
Download (728kB)
ARFINA HANANTI_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (13MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pola asuh orang tua dan status pekerjaan Ibu terhadap karakter kemandirian siswa SD Negeri 3 Sirongge Kecamatan Pandanarum Kabupaten Banjarnegara. Pola asuh yang dimaksud adalah cara yang digunakan oleh orang tua dalam mendidik anak-anaknya. Pola asuh yang diterapkan oleh masing-masing keluarga tentunya berbeda.
Hasil observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap orang tua siswa diperoleh data bahwa ada 3 jenis pola asuh diterapkan oleh orang tua dari siswa kelas VI SD Negeri 3 Sirongge yautu pola asuh otoriter, demokratis dan permisif. Pola asuh otoriter diterapkan oleh 3 orang atau sekitar 16,6%, untuk pola asuh permisif ada 4 orang atau sekitar 22,2 % , sedangkan untuk pola asuh demokratis ada 11 orang atau sekitar 61,11%.
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara diketahui bahwa perilaku yang dimiliki siswa SDN 3 Sirongge khususnya kelas VI sangat bermacam macam-macam. Perilaku yang menjadi sorotan yaitu kemandirian yang dimiliki siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas dikelas maupun untuk menyampaikan pendapatnya di depan kelas. Dari data yang diperoleh bahwa yang dikatakan mandiri dengan nilai kemandirian lebih dari 75 ada 14 anak atau sekitar 77,7%, sedangkan yang dikatakan belum madiri atau memperoleh nilai kemandirian kurang dari 75 ada 4 anak atau sekitar 22,2%. Data tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar anak sudah bisa dikatakan mandiri.
Ada 3 siswa atau sekitar 16,6 % dengan pola asuh orang tua otoriter memperoleh skor kemandirian paling tinggi adalah 58 atau dikatakan belum mandiri karena skor kemandiriannya kurang dari 75. Pola asuh otoriter diterapkan oleh ibu yang bekerja. Pola asuh permisif ada 4 siswa atau 22,22 % memperoleh skor kemandirian tertingginya adalah 66 atau dikatakan belum mamdiri karena skor kemandiriannya kurang dari 75. Pola asuh permisif juga diterapkan oleh ibu yang bekerja. Sedangkan 11 siswa atau 61,11 % dengan pola asuh demokratis memperoleh skor kemandirian dengan skor tertingginya adalah 97 dikatakan sudah mandiri karena skor kemandiriannya lebih dar 75. Pola asuh demokratis diterapkan oleh ibu yang tidak bekerja.
| Dosen Pembimbing: | ANDRIANI, ANA | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D4) |
| Uncontrolled Keywords: | Pola Asuh , status pekerjaan Ibu, kemandirian |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Magister Pendidikan Dasar S2 |
| Depositing User: | wulan |
| Date Deposited: | 07 Apr 2022 01:49 |
| Last Modified: | 07 Aug 2024 01:45 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/11329 |
