Suratman, Sandra Iman (2016) Pemeriksaan Mikrobiologi Sirup Parasetamol Yang Beredar Di Puskesmas Kabupaten Purbalingga Dan Simulasi Selama Digunakan. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
COVER.pdf
Download (953kB)
BAB I.pdf
Download (587kB)
BAB II.pdf
Download (700kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (592kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (798kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (526kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (585kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Penyimpanan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi mutu suatu
obat. Penyimpanan obat yang kurang tepat akan mengubah kondisi obat tersebut
di antaranya adalah kemungkinan adanya kontaminasi mikroba. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui kualitas mikrobiologik parasetamol sirup berdasarkan
kondisi penyimpanan di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) wilayah
Kabupaten Purbalingga dan untuk mengetahui kualitas mikrobiologi parasetamol
sirup pada penyimpanan selama masa konsumsi (setelah kemasan dibuka).
Penelitian bersifat non eksperimental dengan pendekatan deskriptif analitik.
Pengujian kualitas mikrobiologik menggunakan metode uji
Total Plate Count
(TPC). Persentase kesesuaian kondisi gudang penyimpanan obat dengan
persyaratan yang telah ditetapkan oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia
(2007). Rata
-rata persentase kesesuaian penyimpanan seluruh puskesmas adalah
79,33% termasuk dalam kategori baik. Persentase kesesuaian paling tinggi ialah
pada Puskesmas Purbalingga yaitu 93,93% kategori sangat baik dan terendah
adalah Puskesmas Karangreja dan Karang Tengah yaitu 66,66% termasuk dalam
kategori baik
.
Hasil pengujian angka lempeng total memperoleh hasil memuaskan
bahwa kontaminasi sirup parasetamol yang disimpan di Puskesmas Kabupaten
Purbalingga sangat rendah adapun peningkatan kontaminasi pada penyimpanan
selama masa konsumsi masih dalam batas yang diperbolehkan yaitu <10
3
(FIP,
1975). Hasil uji korelasi antara kondisi penyimpanan dan jumlah koloni
memperoleh nilai p<0,05, yang berarti ada hubungan antara kondisi penyimpanan
dan jumlah koloni. Dapat disimpulkan bahwa kondisi gudang penyimpanan dapat
mempengaruhi kualitas mikrobiologi obat yang disimpan.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Additional Information: | Pembimbing: Dr. Pri Iswati Utami, M.Si., Apt dan Dr. Asmiyenti Djakiasrin Djalil, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Kondisi penyimpanan, Puskesmas, Kualitas mikrobiologi, sirup parasetamol. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Users 144 not found. |
| Date Deposited: | 21 Oct 2017 03:01 |
| Last Modified: | 05 Mar 2025 04:28 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4833 |
