MONALISA, MONALISA (2011) ANALISIS PERBEDAAN PENGELUARAN AIR SUSU IBU PADA PIJAT OKSITOSIN PERTAMA DAN KEDUA PADA IBU POST PARTUM DI RSUD BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
MONALISA COVER.pdf

Download (597kB)
Text
MONALISA BAB I.pdf

Download (518kB)
Text
MONALISA BAB II.pdf

Download (599kB)
Text
MONALISA BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (526kB)
Text
MONALISA BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (560kB)
Text
MONALISA BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (524kB)
Text
MONALISA DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (500kB)
Text
MONALISA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (514kB)

Abstract

Latar belakang: Pengeluaran ASI tidak terlepas dari pengaruh hormonal. Salah satu hormon yang berperan adalah oksitosin. Keluarnya hormon oksitosin
menstimulasi turunnya susu (milk ejection / let -down reflex). Oksitosin menstimulasi otot di sekitar payudara untuk memeras ASI keluar. Reflek oksitosin bekerja
sebelum atau pada proses menyusui yang menyebabkan aliran ASI. Reflek oksitosin bisa meningkat pada saat relaksasi dan sebaliknya akan menurun pada
saat stress atau nyeri. Massage atau pijat adalah satu cara untuk meningkatkan relaksasi. Pijat oksitosin, bermanfaat mempercepat pengeluaran ASI.. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Analisis Perbedaan Pengeluaran Air Susu Ibu pada Pijat Oksitosin Pertama dan Kedua Ibu Post Partum RSUD Banyumas”.
Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI pada ibu post partum di RSUD Banyumas.
Metode: Design penelitian ini adalah quasy experiment dengan rancangan eksperimental seri atau disebut juga time series design, Teknik pengambilan sampel
dalam penelitian ini menggunakan total sampling,
Analisa Univariate, dilakukan terhadap tiap variabel dari hasil penelitian. Dalam analisis ini hanya menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase dari tiap variabel. Analisa Bivariate.
Tujuan analisa bivariate adalah untuk melihat hubungan antara 2 variabel. Analisis yang digunakan uji t-test dependent dengan α = 0,05.
Hasil: Pada kelompok kontrol (pijat oxitosin 1x) nilai t hitung 18,73 atau lebih besar dari t tabel pada df 29 dan α 0,05. Hal ini berarti bahwa ada pengaruh 1x pijat oxitosin pada kelompok kontrol. Pada kelompok pijat oxitosin (pijat 2x) nilai t hitung 23,89 atau lebih besar dari t tabel pada df 29 dan α 0,05.
Kesimpulan: Ada pengaruh 2x pijat oxitosin terhadap pengeluaran ASI atau dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pengeluaran ASI setelah pijat oxitosin.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: PEMBIMBING I: Sodikin, M.Kes PEMBIMBING II: Mustiah Yulisetiani, SKp
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: pijat oksitosin, pengeluaran ASI
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1
Depositing User: Novia Marantika
Date Deposited: 03 Oct 2017 02:47
Last Modified: 11 Nov 2024 07:11
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4499

Actions (login required)

View Item
View Item