ROCHIMAH, MEISATRI SUSI (2016) UJI AKTIVITAS MINYAK ATSIRI DAUN KECOMBRANG (Etlingera elatior) DALAM SEDIAAN LOSION SEBAGAI BAHAN AKTIF REPELAN TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
COVER_MEISATRI SUSI ROCHIMAH_FARMASI'16.pdf
Download (1MB)
BAB I_MEISATRI SUSI ROCHIMAH_FARMASI'16.pdf
Download (728kB)
BAB II_MEISATRI SUSI ROCHIMAH_FARMASI'16.pdf
Download (811kB)
BAB III_MEISATRI SUSI ROCHIMAH_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only
Download (860kB)
BAB IV_MEISATRI SUSI ROCHIMAH_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only
Download (872kB)
BAB V_MEISATRI SUSI ROCHIMAH_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only
Download (626kB)
DAFTAR PUSTAKA_MEISATRI SUSI ROCHIMAH_FARMASI'16.pdf
Download (640kB)
LAMPIRAN_MEISATRI SUSI ROCHIMAH_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan
oleh virus dengue yang dibawa oleh vektor nyamuk Aedes aegypti. Virus dengue
dapat dicegah dengan menghindari gigitan nyamuk dan menggunakan penolak
nyamuk (repelan) yang mengandung N,N-dietil-metoluamida (DEET). Senyawa
tersebut bila digunakan dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping.
Minyak atsiri daun kecombrang memiliki aktivitas sebagai repelan terhadap
nyamuk Aedes aegypti. Penggunaannya secara langsung pada kulit kurang efektif
sehingga perlu diformulasikan dalam bentuk losion. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui efektifitas daya repelan minyak atsiri daun kecombrang
(Etlingera elatior) yang diformulasi kedalam sediaan losion terhadap nyamuk
Aedes aegypti. Penelitian dilakukan dengan metode Eksperimental dengan
rancangan penelitian Randomized Block Design. Penelitian ini dibuat 3 macam
formula dengan variasi konsentrasi minyak atsiri daun kecombrang yaitu Formula
1 (5%), Formula 2 (10%), Formula 3 (15%). Losion yang dihasilkan dievaluasi
sifat fisiknya meliputi pengamatan organoleptis, uji pH, kestabilan losion,
viskositas, daya sebar, daya lekat, dan identifikasi minyak atsiri daun
kecombrang. Hasil evaluasi losion pada tiap formulasi dapat dikatakan stabil
secara fisik. Uji daya repelan dilakukan dengan memasukkan tangan naracoba
kedalam sangkar uji dan ada lima kelompok perlakuan, meliputi tangan tanpa
intervensi, kontrol negatif, minyak atsiri daun kecombrang, tiga formula losion
minyak atsiri daun kecombrang, dan kontrol positif berupa losion merk “X”. Hasil
uji daya repelan losion minyak atsiri daun kecombrang dianalisis dengan uji
anova satu arah dengan taraf kepercayaan 95% dilanjutkan dengan uji BNT pada
data yang memiliki perbedaan yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa daya repelan losion minyak atsiri daun kecombrang efektif pada
konsentrasi 15% dan konsentrasi minyak atsiri berbanding lurus dengan daya
repelannya.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Indri Hapsari,M.Si.,Apt dan Elza Sundhani,M.Sc |
| Uncontrolled Keywords: | Daya repelan, losion, minyak atsiri, daun kecombrang, Aedes aegypti |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Iin Hayuningtyas |
| Date Deposited: | 22 Mar 2017 04:09 |
| Last Modified: | 07 Jan 2025 03:08 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1140 |
