LESIPILIYANTI, LESIPILIYANTI (2012) ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA Tn.S DENGAN GANGGUAN SENSORI PERSEPSI HALUSINASI PENGLIHATAN DI RUANG BIMA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Lesipiliyanti COVER.pdf
Download (642kB)
Lesipiliyanti BAB I.pdf
Download (510kB)
Lesipiliyanti BAB II.pdf
Download (574kB)
Lesipiliyanti BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (545kB)
Lesipiliyanti BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (551kB)
Lesipiliyanti BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (501kB)
Lesipiliyanti DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (496kB)
Abstract
Latar Belakang: Kesehatan jiwa adalah berbagai karakteristik positif yang menggambarkan keselarasan dan keseimbangan kejiwaan yang mencerminkan kedewasaan kepribadian (menurut WHO). Kesehatan jiwa adalah kondisi jiwa seseorang yang terus tumbuh berkembang dan mempertahankan keselarasan dalam pengendalian diri, serta terbebas dari stres yang serius (Rosdahi(1999) dalam Kusumawati & Hartono, 2010). Berdasarkan data yang di peroleh dari rekam medik ruang Bima RSUD Banyumas di dapatkan penderita dengan Skizofrenia lebih banyak di bandingkan dengan penderita gangguan jiwa lainnya.Tercatat pada tahun 2011 pasien yang mengalami gangguan jiwa sebanyak 237 atau (38,2%)
dari 620 pasien ) sedangkan pada tahun 2012 dari bulan januari sampai bulan Juli tercatat gangguan jiwa sebanyak 192 (40,8 %)dari 470 klien .
Tujuan: Penulis lebih memahami dan mendapatkan gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan dengan gangguan sensori persepsi: Halusinasi pendengaran.
Metode: Penelitian ini bersifat kualitatif, pendekatan laporan kasus (care report) dan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan studi pustaka. Pengumpulan data dilakukan selama 3 hari kemudian dilakukan pengelolaan kasus yang ada.
Hasil: berdasarkan kondisi klien yaitu Tn , S tidak terdapat adanya resiko perilaku kekerasan secara aktual, masalah yang muncul adalah ganggauan sensori persepsi halusinasi penglihatan, isolasi sosial, gangguan konsep diri harga rendah.
Kesimpulan: Kesimpulan asuhan keperawatan jiwa pada Tn.S dengan gangguan sensori persepsi halusinasi penglihatan yaitu klien belum mampu melaksanakan SP 1 sampai hari ketiga yaitu tanggal 14 Juli 2012, tetapi
penulis telah berusaha mengimplementasikan sesuai rencana keperawatan TUK 1 - TUK 4.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D3) |
| Additional Information: | PEMBIMBING I: Ns Jebul Suroso S.Kp .,M.Kep PEMBIMBING II: Ns.Siti Nurjanah S.Kep., M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Asuhan keperawatan, halusinasi penglihatan |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 27 Dec 2017 06:57 |
| Last Modified: | 04 Nov 2024 06:31 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/6503 |
