MUNINGSIH, TRI (2019) EFEKTIVITAS PENGGUNAAN AGENSIA HAYATI UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT LAYU Fusarium TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) PADA MEDIA TANAM YANG BERBEDA. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
Tri Muningsih_JUDUL.pdf

Download (1MB)
Text
Tri Muningsih_BAB I.pdf

Download (626kB)
Text
Tri Muningsih_BAB II.pdf

Download (736kB)
Text
Tri Muningsih_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (849kB)
Text
Tri Muningsih_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (855kB)
Text
Tri Muningsih_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (693kB)
Text
Tri Muningsih_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (774kB)
Text
Tri Muningsih_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Efektivitas Penggunaan Agensia Hayati untuk Pengendalian Penyakit Layu Fusarium Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L) dengan Media Tanah yang Berbeda bertujuan untuk mengetahui respon pemberian agensia hayati Trichoderma sp dan Pseudomonas fluorescens terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, mengetahui pengaruh pemberian media tanam yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, mengetahui bagaimana interaksi pemberian agensia hayati dan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah dan mengetahui intensitas penyakit layu Fusarium setelah diberi perlakuan agensia hayati dan media tanam yang berbeda. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Januari 2019 sampai dengan April 2019, bertempat di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Greenhouse Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor perlakuan, faktor pertama adalah jenis agensia yang terdiri dari tiga jenis yaitu tanpa agensia (A1), Trichoderma sp. (A2) dan Pseudomonas fluorescens (A3), sedangkan faktor kedua adalah jenis media tanam yang terdiri dari tiga jenis yaitu tanah ultisol saja (T1), tanah ultisol + pupuk kandang (T2), dan tanah ultisol + arang sekam (T3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis agensia tidak berpengaruh nyata terhadap variabel total panjang daun (14 hst, 21 hst, 42 hst dan 56 hst), jumlah daun (14 hst, 21 hst, 42 hst dan 56 hst), jumlah umbi, bobot umbi segar, bobot daun segar, bobot daun kering dan total panjang akar. Perlakuan jenis media tanam berpengaruh terhadap variabel total panjang daun (14 hst, 21 hst, 42 hst dan 56 hst), jumlah daun (21 hst, 42 hst dan 56 hst), bobot umbi segar, bobot daun segar, bobot daun kering dan total panjang akar namun tidak berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah daun umur 14 hst dan jumlah umbi. Interaksi antara pemberian agensia hayati dan media tanam tidak berpengaruh nyata terhadap variabel pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, sedangkan intensitas penyakit layu Fusarium setelah diberi perlakuan agensia hayati dan media tanam yang berbeda memberikan hasil dengan intensitas penyakit layu 0% pada perlakuan A3T1 (agensia Pseudomonas fluorescens dengan media tanam ultisol).

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Agus Mulyadi Purnawanto, S.P., M.P. dan Dr. Ir. Gayuh Prasetyo Budi, M.P.
Uncontrolled Keywords: Agensia Hayati, Layu Fusarium, Bawang Merah, Media Tanam
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian dan Perikanan > Agroteknologi S1
Depositing User: Bandriyah .
Date Deposited: 13 Nov 2019 02:34
Last Modified: 13 Nov 2024 06:18
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/9698

Actions (login required)

View Item
View Item