FREDIANTO, KURNIAWAN DEDI (2016) PENGARUH WAKTU PENGUKURAN TEKANAN CUFF ENDOTRACHEAL TUBE (ETT)TERHADAP EFEKTIFITAS WAKTU PENGUKURAN PADA PASIEN DENGAN AIRWAY DEFINITIF DI ICU RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
KURNIAWAN DEDI FREDIANTO COVER.pdf

Download (2MB)
Text
KURNIAWAN DEDI FREDIANTO BAB I.pdf

Download (693kB)
Text
KURNIAWAN DEDI FREDIANTO BAB II.pdf

Download (704kB)
Text
KURNIAWAN DEDI FREDIANTO BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (740kB)
Text
KURNIAWAN DEDI FREDIANTO BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (733kB)
Text
KURNIAWAN DEDI FREDIANTO BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (654kB)
Text
KURNIAWAN DEDI FREDIANTO DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (629kB)
Text
KURNIAWAN DEDI FREDIANTO LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Latar belakang: Intubasi endotrakeal merupakan "gold standard" untuk
penanganan jalan nafas. Prosedur ini dapat dilakukan pada sejumlah kasus pasien
yang mengalami penyumbatan jalan nafas, kehilangan reflek proteksi, menjaga
paru-paru dari sekret agar tidak terjadi aspirasi dan pada segala jenis gagal nafas.
Perawat memiliki peranan penting dalam melakukan perawatan dan melakukan
pengukuran tekanan cuff endotracheal tube (ETT) terhadap pasien dengan gagal
nafas yang terpasang ventilator secara berkala. Pengukuran tekanan cuff
endotracheal tube (ETT) bila tidak dilakukan secara berkala akan memunculkan
masalah baru pada pasien yang terpasang ventilator.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu
pengukuran tekanan cuff endotracheal tube (ETT) terhadap efektifitas waktu
pengukuran pada pasien dengan airway definitif di ICU RSUD Prof. Dr. Margono
Soekarjo Purwokerto.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasy experiment dengan
rancangan “time series design”. Dengan jumlah responden 30 dan dilakukan uji
statistik menggunakan uji One Way Anova
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil rata-rata penurunan tekanan
cuff ETT yaitu pada jam ke 1 sebesar 27.20+1.540, pada jam ke 2 didapatkan
penurunan tekanan cuff ETT sebesar 24.40+1.694, pada jam ke 3 penurunan
tekanan cuff ETT sebesar 21.53+1.634, sedangkan penurunan tekanan cuff ETT
pada jam ke 4 sebesar 19.33+1.422. Hasil analisis data menunjukan bahwa nilai
signifikansi (p value) dari uji anova sebesar 0,00<0,05, karena nilai p < 0,05 atau f
hitung>f tabel, maka dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan.
Kesimpulan: Waktu pengukuran tekanan cuff ETT yang efektif yaitu setelah 4
jam pemasangan intubasi ETT.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Ns. Endiyono, S.Kep.,M.Kep.
Uncontrolled Keywords: Penurunan tekanan cuff ETT, waktu yang efektif
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1
Depositing User: Yuni Sri Subkhaini
Date Deposited: 09 Mar 2017 03:31
Last Modified: 31 Jul 2024 03:03
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/953

Actions (login required)

View Item
View Item