Sulthoni, Afif (2016) Pengaruh Pemberian Agensia Hayati Mikoriza (Acaulospora Tuberculata) Terhadap Intensitas Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L). S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
COVER_AFIF SULTHONI_AGROTEK'16.pdf
File Pdf (1MB)
BAB I_AFIF SULTHONI_AGROTEK'16.pdf
File Pdf (664kB)
BAB II_AFIF SULTHONI_AGROTEK'16.pdf
File Pdf (783kB)
BAB III_AFIF SULTHONI_AGROTEK'16.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (930kB)
BAB IV_AFIF SULTHONI_AGROTEK'16.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (834kB)
BAB V_AFIF SULTHONI_AGROTEK'16.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (651kB)
DAFTAR PUSTAKA_AFIF SULTHONI_AGROTEK'16.pdf
File Pdf (964kB)
LAMPIRAN_AFIF SULTHONI_AGROTEK'16.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
Abstract
Pengaruh Pemberian Agensia Hayati Mikoriza (Acaulospora Tuberculata)
Terhadap Intensitas Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Bawang Merah
(Allium Ascalonicum L) bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian agensia
hayati mikoriza terhadap intensitas penyakit layu fusarium, pertumbuhan dan hasil
tanaman bawang merah serta pengaruh interaksi antara inokulasi fusarium dan
dosis mikoriza terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah.
Penelitian dilakukan mulai bulan November 2015 sampai dengan Juni 2016,
bertempat di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah
Purwokerto. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap
(Complete Randomized Design) dengan dua faktor perlakuan, faktor pertama
adalah inokulasi Fusarium oxysporum yang terdiri atas dua jenis yaitu tanpa
Fusarium (F0) dan diinokulasi Fusarium (F1), sedangkan faktor kedua adalah
dosis mikoriza dengan empat taraf yaitu (M0) dosis 0 g/tanaman, (M1) dosis 10
g/tanaman, (M2) dosis 20 g/tanaman, (M3) dosis 30 g/tanaman, masing-masing
diulang 4 kali.
Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan mikoriza tidak berpengaruh nyata
terhadap intensitas penyakit layu fusarium, tidak berpengaruh nyata terhadap hasil
tanaman bawang merah dan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bawang
merah. Tanaman bawang merah yang diinokulasi Fusarium oxysporum (F1)
menyebabkan pertumbuhan daun terhambat sehingga memberikan hasil yang
lebih rendah, tidak terjadi interaksi antara pemberian mikoriza dan inokulasi
Fusarium oxsporum terhadap intensitas penyakit layu fusarium. Perlakuan
mikoriza pada kisaran dosis 20 g/tanaman memberikan pengaruhterbaik terhadap
pertumbuhan tanaman bawang merah selama penelitian.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing : Dr. Ir. Gayuh Prasetyo Budi M.P dan Ir. Aman Suyadi M.P |
| Uncontrolled Keywords: | Mikoriza, Fusarium, Bawang merah |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian dan Perikanan > Agroteknologi S1 |
| Depositing User: | Iin Hayuningtyas |
| Date Deposited: | 06 Mar 2017 03:35 |
| Last Modified: | 03 Mar 2025 04:17 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/918 |
