FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI PENENTU PERILAKU PENGRAJIN DALAM PEMILIHAN KEDELAI IMPOR SEBAGAI BAHAN BAKU TEMPE DI DESA LEBENG, KECAMATAN SUMPIUH, KABUPATEN BANYUMAS

SANGIDUN, AHMAD (2016) FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI PENENTU PERILAKU PENGRAJIN DALAM PEMILIHAN KEDELAI IMPOR SEBAGAI BAHAN BAKU TEMPE DI DESA LEBENG, KECAMATAN SUMPIUH, KABUPATEN BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
AHMAD SANGIDUN_COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
AHMAD SANGIDUN_BAB I.pdf

Download (753kB) | Preview
[img]
Preview
Text
AHMAD SANGIDUN_BAB II.pdf

Download (834kB) | Preview
[img] Text
AHMAD SANGIDUN_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (755kB)
[img] Text
AHMAD SANGIDUN_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (711kB)
[img] Text
AHMAD SANGIDUN_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (823kB)
[img] Text
AHMAD SANGIDUN_BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (782kB)
[img]
Preview
Text
AHMAD SANGIDUN_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (749kB) | Preview
[img] Text
AHMAD SANGIDUN_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi, kondisi agroindustri dan faktor-faktor sosial ekonomi yang menentukan perilaku pengrajin dalam pemilihan kedelai impor sebagai bahan baku dalam pembuatan tempe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Jumlah populasi dalam penelitian ini berjumlah 15 responden, jumlah sampel responden diambil menggunakan metode sensus, yaitu dengan menjadikan semua populasi sebagai sampel. Penelitian yang dilaksanakan selama lima bulan pada Bulan April sampai Agustus 2016 di Desa Lebeng, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik sosial, semua umur pengrajin pada kategori usia produktif, tingkat pendidikan didominasi pada tingkat SD sebanyak 46,66 persen, jenis kelamin didominasi oleh perempuan sebanyak 73,33 persen dan lama berusaha antara 6 Tahun sampai 25 Tahun. Karakteristik ekonomi, jumlah tanggungan keluarga didominasi antara 2-5 tanggungan sebanyak 93,33 persen, rata-rata pendapatan keluarga pengrajin selama satu bulan sebesar Rp. 2.025.167. Kondisi usaha industri: 1) input produksi; penggiling kedelai, tungku, tampah, ember, bokor, rinjing dan panci. Bahan yang digunakan ialah kedelai impor; 2) Rata-rata biaya agroindustri dalam satu bulan di Tahun 2016 sebesar Rp 4.356.166 terdiri dari biaya tetap sebesar 2,72 persen dan biaya variabel sebesar 97,28 persen; 3) Rata-rata penerimaan sebesar Rp. 5.353.333 dan rata-rata biaya pengrajin perbulan sebesar Rp. 4.356.166. Maka rata-rata pendapatan yang diterima pengrajin perbulan sebesar Rp. 997.167. Pengrajin membutuhkan waktu empat hari untuk proses produksi. Ada tujuh faktor yang menentukan perilaku pengrajin dalam memilih kedelai impor antara lain : meniru, kebiasaan, ketergantungan, harga, kualitas, ukuran dan persediaan. Saran pada penelitian ini adalah perlu adanya bantuan dan arahan untuk dapat menggunakan teknologi mesin agar proses produksi semakin cepat, kemudian perlu ada penyeimbangan antara kedelai lokal dan kedelai impor dari segi harga, kualitas dan penyediaanya.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Ir. Dumasari, M.Si & Rahmi Hayati Putri, S.P.,M.Si
Uncontrolled Keywords: faktor-faktor sosial ekonomi, perilaku, karakteristik, kedelai impor.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian dan Perikanan > Agribisnis S1
Depositing User: Amri Hariri, SIP.
Date Deposited: 05 Jul 2019 03:03
Last Modified: 05 Jul 2019 03:03
URI: https://repository.ump.ac.id:80/id/eprint/8741

Actions (login required)

View Item View Item