Erlita, Fuji Marsela (2016) UJI SITOTOKSISITAS ANTIKANKER PAYUDARA T47D FOTOSENSITIZER Meso- Tetraphenylporphine DAN Meso-Tetraphenylchlorin SECARA FOTODINAMIK TERAPI. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
COVER_FUJI MARSELA_FARMASI'16.pdf
File Pdf (1MB)
BAB I_FUJI MARSELA_FARMASI'16.pdf
File Pdf (800kB)
BAB II_FUJI MARSELA_FARMASI'16.pdf
File Pdf (925kB)
BAB III_FUJI MARSELA_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (927kB)
BAB IV_FUJI MARSELA_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (976kB)
BAB V_FUJI MARSELA_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (708kB)
DAFTAR PUSTAKA_FUJI MARSELA_FARMASI'16.pdf
File Pdf (806kB)
LAMPIRAN_FUJI MARSELA_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (909kB)
Abstract
Kanker payudara merupakan penyebab terbesar kematian setiap tahunnya.
Kemoterapi adalah salah satu pengobatan pada terapi kanker yang sering digunakan,
namun penggunaan kemoterapi banyak menimbulkan efek samping. PDT
(Photodynamic therapy) merupakan pengobatan kanker yang menggunakan
fotosensitizer, cahaya, dalam lingkungan oksigen sehingga menghasilkan oksigen
singlet yang mampu menghancurkan sel kanker. Pada penelitian ini fotosensitizer
yang digunakan adalah MTPP (meso-tetraphenylporphine) dan (mesotetraphenylchlorin).
MTPP dan MTPC merupakan senyawa golongan tetrapirol
makrosiklik dimana perbedaan dari keduanya terletak pada 1 cincin pirol yang
tereduksi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas kedua senyawa
fotosensitizer terhadap sel line kanker payudara T47D dan pengaruh reduksi 1 cincin
pirol pada senyawa tetrapirol makrosiklik. Uji sitotoksik dilakukan saat tanpa
penyinaran terhadap sel vero dan sel T47D, uji aktivitas PDT dengan penyinaran
dilakukan terhadap sel kanker payudara T47D dengan perbedaan waktu inkubasi 24
dan 48 jam. Uji tersebut menggunakan metode MTT (3-(4,5-dimethylthiazol-2-yl)-
2,5-diphenyltetrazolium bromide). Pada uji sitotoksik terhadap sel normal tanpa
penyinaran pada senyawa MTPP terjadi penurunan viabilitas sel dengan adanya
pengaruh peningkatan konsentrasi, sedangkan senyawa MTPC pada konsentrasi 2 μM
tidak memberikan efek toksik. Pada uji tanpa penyinaran terhadap sel kanker
senyawa MTPC menunjukan penurunan viabilitas dibandingkan dengan senyawa
MTPP. Pada uji aktivitas dengan penyinaran terhadap sel kanker waktu inkubasi 24
jam nilai IC50 senyawa MTPP 2,544 μM, sedangkan MTPC 2,036 μM. Pada inkubasi
waktu 48 jam nilai IC50 senyawa MTPP 2,251 μM sedangkan senyawa MTPC 1,884
μM.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Tugas Akhir Mahasiswa (S1) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing: Dr. Asmiyenti Djaliasrin Djalil, S.Si., M.Si., dan Susanti, S.Farm., M.Phil. Apt. |
| Uncontrolled Keywords: | Sel kanker payudara T47D, PDT (Photodynamic therapy), MTPP (meso-tetraphenylporphine) dan (meso-tetraphenylchlorin). |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Iin Hayuningtyas |
| Date Deposited: | 27 Feb 2017 06:08 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:20 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/867 |
