PENGARUH6-FURFURIL AMINO PURINE (KINETIN)DANASAM GIBERELAT(GA3) TERHADAP KEBERHASILAN INDUKSI TUNAS PADA KULTUR PUCUK KAKAO (Theobroma cacao L.)SECARA IN VITRO

LUKITASARI, NORA DEWI (2013) PENGARUH6-FURFURIL AMINO PURINE (KINETIN)DANASAM GIBERELAT(GA3) TERHADAP KEBERHASILAN INDUKSI TUNAS PADA KULTUR PUCUK KAKAO (Theobroma cacao L.)SECARA IN VITRO. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
NORA DEWI LUKITASARI_COVER.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
NORA DEWI LUKITASARI_BAB I.pdf

Download (682kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NORA DEWI LUKITASARI_BAB II.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
NORA DEWI LUKITASARI_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (807kB)
[img] Text
NORA DEWI LUKITASARI_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (735kB)
[img] Text
NORA DEWI LUKITASARI_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (617kB)
[img]
Preview
Text
NORA DEWI LUKITASARI_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (640kB) | Preview
[img] Text
NORA DEWI LUKITASARI_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (609kB)

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil kakao terbesar kedua di dunia, namun perkebunan kakao di Indonesia memiliki produktivitas yang rendah, yaitu hanya 400 kg / hektar dan menempatkan Indonesia sebagai negara urutan ke - 19 (FAO, 2013). Salah satu penyebab rendahnya produktivitas kakao di Indonesia adalah kurang tersedianya bibit yang berkualitas. Teknik in vitro seperti kultur pucuk dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas bibit yang dihasilkan, namun keberhasilanya sampai saat ini cukup rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan kultur pucuk dengan cara menambahkan kinetin dan GA3ke dalam medium induksi tunas (IT). Eksplan yang digunakan adalah pucuk plagiotrop pohon dewasa maupun yang diisolasi dari bibit berumur 6 bulan. Kedua eksplan disterilisasi menggunakan alkohol 70 % selama 2 menit dan kalsium hipoklorit 6% selama 30 menit. Pucuk steril ditanam pada medium IT dengan penambahan 0 - 10-5 M kinetin dan 10-6, 5x10-6M GA3. Kultur dipelihara di ruang kultur dengan fotoperiode 14 jam terang (06.00 - 20.00) dan 10 jam gelapdengan temperatur ruangan berkisar 25 -28 ºC dan intensitas cahaya 1160 lux. Observasi dilakukan setiap satu minggu sekali selama 4 minggu dalam hal persentase induksi tunas, respon morfologis, dan kontaminasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksplan yang diisolasi dari bibit berumur 6 bulan memberikan respon yang lebih baik dibandingkan dengan eksplan yang diisolasi dari pohon dewasa. Eksplan yang diisolasi dari bibit kakao berhasil diinduksi membentuk tunas dan akar pada medium IT dengan penambahan kinetin pada konsentrasi 5x10-6M. Penambahan GA3 pada medium IT dengan konsentrasi 5x10-6M juga mampu menginduksi pembentukan tunas. Namun demikian, kedua perlakuan tersebut belum berhasil dilakukan multiplikasi tunas.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Sisunandar, PhD., & Drs. Arif Husin, M.Si
Uncontrolled Keywords: GA3, Kakao, Kinetin, Kultur pucuk, Multiplikasi tunas
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi S1
Depositing User: Amri Hariri
Date Deposited: 16 Mar 2019 01:29
Last Modified: 16 Mar 2019 01:29
URI: https://repository.ump.ac.id:80/id/eprint/8617

Actions (login required)

View Item View Item