Khasanah, Tyas ulfah (2018) Uji Efektivitas Air Kelapa Muda Sebagai Antimikroba Terhadap Bakteri Escherichia coli, Salmonella typhi, dan Shigella sp. Penyebab Penyakit Diare. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
TYAS ULFAH KHASANAH .... cover.pdf

Download (902kB)
Text
TYAS ULFAH KHASANAH .... BAB I.pdf

Download (669kB)
Text
TYAS ULFAH KHASANAH .... BAB II.pdf

Download (837kB)
Text
TYAS ULFAH KHASANAH .... BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (679kB)
Text
TYAS ULFAH KHASANAH .... BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (936kB)
Text
TYAS ULFAH KHASANAH .... BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (691kB)

Abstract

Diare adalah keadaan di mana tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit
melalui feses. Menurut data Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2016),
pada tahun 2015 terjadi 18 kali KLB (Kejadian Luar Biasa) diare yang tersebar di
11 provinsi, 18 kabupaten/kota, dengan jumlah penderita 1. 213 orang dan
kematian 30 orang. Sebagian masyarakat di pedesaan mengobati diare
menggunakan air kelapa muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
keefektifan beberapa air kelapa muda sebagai antimikroba terhadap bakteri
penyebab diare (bakteri uji)
Escherichia coli, Salmonella typhi,
dan
Shigella
sp.
Pada penelitian ini dilakukan pengujian daya hambat sampel air kelapa terhadap
ketiga bakteri tersebut. Selain itu diakukan pula uji penapisan fitokimia untuk
mengetahui zat antimikroba apa saja yang terkandung di dalam air kelapa muda
.
Data hasil pengujian antimikroba air kelapa muda terhadap bakter
i
Escherichia
coli
,
Salmonella typhi
, dan
Shigella
sp. dianalisis menggunakan analisis varian
(ANOVA) dengan uji F pada taraf kepercayaan 95%. Pengujian data dilanjutkan
dengan uji Duncan pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa air kelapa memiliki kemampuan antimikroba terhadap bakteri
Escherichia
coli, Salmonella typhii,
dan
Shigella
sp. Hasil penapisan fitokimia air kelapa muda
(semua perlakuan) hanya terdeteksi metabolit sekunder tanin. semua perlakuan
(air kelapa muda) dapat menghambat bakteri uji. Hal tersebut diduga karena air
kelapa muda mengandung tanin. Air kelapa obat hijau merupakan penghambat
pertumbuhan bakteri yang efektif, pada
E. coli
diameter zona hambatnya 0,973
cm, pada
S. typhi
sebesar 1,887 cm, dan pada
Shigella
sp. sebesar 1,663 cm

Dosen Pembimbing: Maryanto, Heri and Mujahid, Ikhsan | unspecified
Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: Drs. Heri Maryanto, M.Si Drs. Ikhsan Mujahid, M.Si
Uncontrolled Keywords: air kelapa muda, antimikroba, bakteri, diare
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi S1
Depositing User: Users 145 not found.
Date Deposited: 08 Mar 2018 04:20
Last Modified: 15 Apr 2025 07:18
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/7516

Actions (login required)

View Item
View Item