RAHAJENG, PAWESTRI NUR (2018) EFEKTIVITAS EKSTRAK METANOL DAUN BAKAU APIAPI (Avicennia marina) UNTUK MENGOBATI IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG DIINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOERTO.
COVER_PAWESTRI NUR RAHAJENG_BIOLOGI'18.pdf
File Pdf (1MB)
BAB I_PAWESTRI NUR RAHAJENG_BIOLOGI'18.pdf
File Pdf (574kB)
BAB II_PAWESTRI NUR RAHAJENG_BIOLOGI'18.pdf
File Pdf (1MB)
BAB III_PAWESTRI NUR RAHAJENG_BIOLOGI'18.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (609kB)
BAB IV_PAWESTRI NUR RAHAJENG_BIOLOGI'18.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
BAB V_PAWESTRI NUR RAHAJENG_BIOLOGI'18.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (557kB)
DAFTAR PUSTAKA_PAWESTRI NUR RAHAJENG_BIOLOGI'18.pdf
File Pdf (581kB)
LAMPIRAN_PAWESTRI NUR RAHAJENG_BIOLOGI'18.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
Abstract
Jenis ikan air tawar potensial sebagai sumber protein hewani adalah ikan nila
(Oreochromis niloticus). Budidaya intensif ikan nila seringkali beresiko terhadap
kemunculan penyakit. Salah satu penyakit ikan yang disebabkan oleh bakteri
adalah penyakit Motil Aeromonas Septicemia (MAS). Pengobatan penyakit ikan
MAS biasanya menggunakan berbagai macam antibiotik tertentu. Namun,
penggunaan dalam jangka waktu lama menimbulkan resistensi terhadap bakteri.
Cara pengobatan yang aman digunakan adalah pemanfaatan tumbuhan yang
mengandung senyawa antibakterial antara lain tumbuhan Mangrove Bakau Apiapi
(A. marina). Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak metanol
daun bakau api-api (A. marina) untuk mengobati ikan nila (O. niloticus) yang
diinfeksi bakteri A. hydrophila telah dilakukan pada bulan Februari s/d Agustus
2017. Metode yang digunakan metode eksperimen dengan rancangan acak
lengkap (RAL) dan mengaplikasikan 4 perlakuan dengan 4 kali pengulangan.
Penelitian dilakukan secara rendaman menggunakan ekstrak daun bakau api-api
(A. marina) dengan konsentrasi 0,2 g/L; 0,3 g/L; 0,4 g/L dan kontrol. Parameter
utama dalam penelitian adalah perkembangan gejala penyakit, proses recovery
dan sintasan. Parameter pendukungnya yaitu suhu, pH dan O2 terlarut. Data
sintasan dianalisis menggunakan Analisis of Varience (ANOVA) pada taraf
kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan DMRT (Duncan Multiple Range Test)
pada selang kepercayaan 95%. Gejala klinis penyakit MAS yang teramati berupa
borok diarea bekas suntikan, mata menonjol, kulit pucat, sirip punggung dan ekor
geripis, pendarahan pada insang, dan perut menggembung. Hasil penelitian
menunjukkan ikan nila pulih dari penyakit MAS pada hari ke 8. Hasil ANOVA
menunjukkan pemberian perlakuan ekstrak daun bakau api-api memiliki pengaruh
berbeda nyata antar perlakuan pada parameter sintasan. Hasil uji Duncan
menunjukkan perlakuan ekstrak daun bakau api-api (A. marina) pada perlakuan
ekstrak 0,4 g/L memiliki pengaruh terhadap sintasan yang lebih rendah
dibandingkan dengan 0,3 g/L. Perlakuan ekstrak 0,2 g/L dan 0,3 g/L tidak berbeda
nyata, tetapi kedua perlakuan memberikan pengaruh kesembuhan yang sama
sehingga perlakuan yang paling efektif adalah dengan penambahan ekstrak daun
bakau api-api 0,2 g/L.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing: Dini Siswani Mulia, S.Pi., M.Si dan Drs. Heri Maryanto, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Avicennia marina, Ikan Nila, MAS, Recovery, Sintasan |
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi S1 |
| Depositing User: | Iin Hayuningtyas |
| Date Deposited: | 28 Feb 2018 05:05 |
| Last Modified: | 23 Dec 2024 02:29 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/7471 |
