Sunarko, Dwi Oko (2012) Hubungan Antara Resiliensi Dengan Burnout Pada Karyawan Perbankan Bagian Marketing Di BPR. Bank Surya Yudha Kabupaten Banjarnegara. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Dwi Oko Sunarko Cover.pdf
Download (646kB)
Dwi Oko Sunarko Bab I.pdf
Download (547kB)
Dwi Oko Sunarko Bab II.pdf
Download (650kB)
Dwi Oko Sunarko Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (621kB)
Dwi Oko Sunarko Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (658kB)
Dwi Oko Sunarko Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (551kB)
Dwi Oko Sunarko Daftar Pustaka.pdf
Download (542kB)
Dwi Oko Sunarko Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (824kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan burnout pada karyawan bagian marketing BPR. Surya Yudha Kabupaten Banjarnegara. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan arah negatif antara resiliensi dengan burnout pada karyawan bagian marketing BPR Surya Yudha Kabupaten Banjarnegara. Variabel bebas yang digunakan adalah resiliensi, dan burnout sebagai variabel terikat.
Penelitian ini menggunakan subjek karyawan bagian marketing BPR. Surya Yudha Kabupaten Banjarnegara yang berjumlah 40 karyawan. Hasil uji validitas dan rabilitas dapat diketahui sebagai berikut. Butir yang valid pada skala resiliensi bergerak dari 0.340 sampai dengan 0.706 dengan reliabilitas sebesar 0.940, sedangkan butir yang valid pada skala burnout bergerak dari 0.335 sampai dengan 0.587 denga reliabilitas sebesar 0.905.
Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh p = 0.000, taraf signifikansi 95% (α = 0.05) dengan didapatkan hasil p<0.05 dengan re>rt (-0.680>0.312),yang berarti sangat signifikan. sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara resiliensi dengan burnout pada Karyawan Bagian Marketing BPR. Surya Yudha Kabupaten Banjarnegara. Artinya, semakin tinggi resiliensi maka semakin rendah burnout yang di alami karyawan bagian marketing BPR. Surya Yudha Kabupaten Banjarnegara. Atau sebaliknya semakin rendah Resiliensi maka akan semakin tinggi Burnout yang dialami karyawan bagian marketing BPR. Surya Yudha Kabupaten Banjarnegara. Sumbangan efektif variabel resiliensi terhadap burnout sebesar 0.462. Hasil tersebut menunjukan bahwa burnout yang dialami oleh karyawan bagian marketing memiliki hubungan dengan resiliensi sebesar 46.2%. Analisis deskriptif resiliensi menunjukan 7.5% (3 karyawan marketing) menyatakan bahwa resiliensi sangat tinggi, 17.5% (7 karyawan marketing) menyatakan bahwa resiliensi tinggi, 50.0% (20 karyawan marketing) menyatakan resiliensi sedang, 22.5% ( 9 karyawan marketing) menyatakan resiliensi rendah, sedangkan 2.5% (1 Karyawan marketing) menyataka bahwa resiliensi sangat rendah. Sedangkan 5.0 % (2 karyawan marketing) menyatakan bahwa burnout sangat tinggi, 17.5% (7 karyawan marketing) menyatakan bahwa burnout tinggi, 57.0% (23 karyawan marketing) menyatakan burnout sedang, 12.5% ( 5 karyawan marketing) menyatakan burnout rendah, sedangkan 7.5% (3 Karyawan marketing) menyatakan bahwa burnout sangat rendah.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Additional Information: | Pembimbing:Rr. Setyawati, S.Psi, M.Si. dan Ugung Dwi Ario W., S.Psi, M.Si. |
| Uncontrolled Keywords: | Resiliensi, Burnout |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi S1 |
| Depositing User: | Nur Hardiansyah |
| Date Deposited: | 22 Jan 2018 00:40 |
| Last Modified: | 04 Mar 2025 03:26 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/7198 |
