BAIHAQY, ALIF ILHAM (2015) EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) TERHADAP MORTALITAS ULAT GRAYAK (Spodoptera litura F.) PADA TANAMAN JAGUNG. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
ALIF ILHAM COVER.pdf
Download (844kB)
ALIF ILHAM BAB I.pdf
Download (556kB)
ALIF ILHAM BAB II.pdf
Download (662kB)
ALIF ILHAM BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (593kB)
ALIF ILHAM BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
ALIF ILHAM BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (548kB)
ALIF ILHAM DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (552kB)
ALIF ILHAM LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Jagung merupakan tanaman serealia terpenting kedua setelah padi.
Budidaya tanaman jagung seringkali mendapat gangguan hama dan penyakit.
Salah satu hama yang menyerang tanaman jagung adalah ulat grayak (Spodoptera
litura L). Hama ini bersifat polifag atau mempunyai kisaran inang yang cukup
luas, sehingga agak sulit dikendalikan. Sebagian besar petani mengendalikan
hama ini dengan menggunakan insektisida sintetik karena efektif. Namun
penggunaan insektisida sintetik dapat menimbulkan beberapa masalah, antara lain
menimbulkan gangguan kesehatan, pencemaran lingkungan, terbunuhnya
organisme non-target, mengganggu keragaman hayati, menimbulkan resistensi,
meningkatnya populasi hama, munculnya hama baru, dan terbunuhnya musuh
alami. Oleh karena itu, perlu alternatif penggunaan insektisida alami yang lebih
ramah lingkungan. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai insektisida alami
adalah mengkudu (Morinda citrifolia L.), yang terbukti efektif terhadap larva
Plutella xylostella. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas ekstrak buah
mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap mortalitas ulat grayak (Spodoptera
litura) pada tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei-Oktober
2014 di Laboratorium Zoologi FKIP, Laboratorium Teknik Kimia, dan
Laboratorium Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Penelitian
menggunakan metode eksperimen, dengan rancangan percobaan berupa
rancangan acak lengkap. Perlakuan berupa variasi konsentrasi ekstrak yaitu 9%,
12%, 15%, 18%, 0% (tanpa ekstrak, sebagai kontrol negatif), dan pestisida
prevathon 0,15% (kontrol positif), masing-masing dilakukan 4 kali ulangan.
Ekstraksi buah mengkudu menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol
96%. Parameter yang diamati adalah mortalitas ulat grayak pada waktu
pengamatan yaitu mulai dari 1, 3, 6, 12, 24, 48, dan 72 jam setelah perlakuan.
Data hasil penelitian dianalisis mengunakan Analysis Of Variance (ANOVA) dan
uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf uji 95%. Hasil analisis
menunjukkan hanya konsentrasi ekstrak 18% (mortalitas 86,25%) yang
efektivitasnya setara dengan pestisida prevathon 0,15% (mortalitas 87,50%).
Namun dari segi biaya, penggunaan ekstrak buah mengkudu jauh lebih mahal
dibandingkan pestisida prevathon.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Drs. Arief Husin, M.Si. dan Dini Siswani Mulia, S.Pi., M.Si. |
| Uncontrolled Keywords: | Ekstrak buah mengkudu; mortalitas; Spodoptera litura F.; tanaman jagung; |
| Subjects: | L Education > L Education (General) Q Science > QH Natural history Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi S1 |
| Depositing User: | Riski Wismana |
| Date Deposited: | 10 Jan 2018 00:40 |
| Last Modified: | 01 Jul 2024 02:54 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/6904 |
