Sulistyaningrum, Rena (2013) Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Proses Belajar Mengajar Di Taman Kanak-Kanak Mekar Sari Desa Tayem Barat Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
RENA SULISTYANINGRUM COVER.pdf

Download (1MB)
Text
RENA SULISTYANINGRUM BAB I.pdf

Download (651kB)
Text
RENA SULISTYANINGRUM BAB II.pdf

Download (791kB)
Text
RENA SULISTYANINGRUM BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (694kB)
Text
RENA SULISTYANINGRUM BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (945kB)
Text
RENA SULISTYANINGRUM BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (644kB)
Text
RENA SULISTYANINGRUM DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (592kB)
Text
RENA SULISTYANINGRUM LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian yang berjudul Alih Kode dan Campur Kode dalam Proses Belajar Mengajar di Taman Kanak – Kanak Mekar Sari Desa Tayem Barat Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap, bertujuan untuk mendeskripsikan macam dan faktor penyebab alih kode dan campur kode dalam proses belajar mengajar di Taman Kanak – Kanak Mekar Sari Desa Tayem Barat Kecamatan Karang Pucung Kabupaten Cilacap.
Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah tuturan guru dan siswa dalam proses belajar mengajar Taman Kanak – Kanak Mekar Sari Desa Tayem Barat Kecamatan Karang Pucung Kabupaten Cilacap yang berjumlah 5 kegiatan belajar terdiri atas 20 tuturan alih kode dan 34 tuturan campur kode. Sumber data pada penelitian ini adalah guru dan siswa yang terdiri dari 3 orang guru dan 31 siswa. Metode penyediaan data berupa metode simak dengan teknik dasar yaitu teknik sadap. Sebagai teknik lanjutannya, yaitu teknik simak bebas libat cakap (SBLC), teknik rekam, teknik catat. Pada tahap analisis digunakan metode agih dengan teknik dasar bagi unsur langsung (BUL) dan teknik lanjutannya yaitu teknik ganti. Tahap penyajian hasil data menggunakan model penyajian informal.
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan ditemukan macam dan faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode. Dari segi alih kode ditemukan macam alih kode intern yang berjumlah 20 data. Wujud Alih kode intern tersebut meliputi: 1) Alih kode dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa ragam ngoko yang berjumlah 8 data. 2) Alih kode dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa ragam krama madya yang berjumlah 2 data. 3) Alih kode dari ragam krama madya ke dalam bahasa Indonesia yang berjumlah 1 data. 4) Alih kode dari ragam ngoko ke dalam bahasa Indonesia yang berjumlah 2 data. 5) Alih kode dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa ragam ngoko kemudian ke dalam bahasa Indonesia yang berjumlah 1 data 6) Alih kode dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa ragam ngoko kemudian ke dalam bahasa Jawa ragam krama madya yang berjumlah 2 data. 7) Alih kode dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa ragam madyantara yang berjumlah 1 data. 8) Alih kode dari bahasa Jawa ragam ngoko ke dalam bahasa Jawa ragam madyantara kemudian ke dalam bahasa Indonesia yang berjumlah 1 data. 9) Alih kode dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa ragam krama madya kemudian ke dalam bahasa Indonesia yang berjumlah 1 data. 10) Alih kode dari bahasa Jawa ragam krama inggil ke dalam bahasa Indonesia kemudian ke bahasa Jawa ragam krama ingggil yang berjumlah 1 data. Adapun faktor penyebabnya yaitu, 1) Alih kode berupa pengaruh maksud – maksud tertentu yang berjumlah 5 data. 2) Kendornya penguasaan diri yang berjumlah 8 data. 3) Berbicara secara tak langsung kepada lawan bicara yang berjumlah 1 data. 4) Menyitir kalimat lain yang berjumlah 4 data. 5) Pengaruh kalimat-kalimat yang mendahului penutur berjumlah 2 data. 6) Keinginan mendidik lawan bicara yang berjumlah 3 data. 7) Pengaruh materi percakapan yang berjumlah 1 data. Dari segi campur kode ditemukan macam campur kode yang berjumlah 59 data. Data tersebut berupa unsur – unsur yang berwujud kata yang berjumlah 41 data, frasa yang berjumlah 10 data, perulangan kata yang berjumlah 5 data, dan klausa yang berjumlah 3 data. Wujud campur kode
tersebut meliputi: a) Campur kode bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa ragam ngoko. b) Campur kode bahasa Jawa ragam krama inggil ke dalam bahasa Indonesia. c) Campur kode bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa ragam Krama. d) Campur kode bahasa Jawa ragam Krama Inggil ke dalam bahasa Indonesia. e) Campur kode bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa Ragam madya krama. Adapun Faktor penyebabnya yaitu, 1) Identifikasi peranan sosial yang berjumlah 21 data. 2) Identifikasi peranan edukasional yang berjumlah 10 data. 3) Keinginan untuk menjelaskan dan menafsirkan yang berjumlah 6 data.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: Pembimbing: Dra. Noorliana, M. Pd dan Dra. Hj. Sri Utorowati, M. Pd
Uncontrolled Keywords: Hakikat Bahasa, Kedwibahasaan, Kode dan Alih Kode, Campur Kode, Tingkat Tutur
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia S1
Depositing User: Dan Kh
Date Deposited: 23 Dec 2017 06:57
Last Modified: 03 Mar 2025 02:58
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/6401

Actions (login required)

View Item
View Item