KUMALASARI, MALIHAH (2013) AKTIVITAS PENANGKAP RADIKAL BEBAS EKSTRAK ETIL ASETAT HERBA PURWOCENG (Pimpinella alpina Molk) DAN FRAKSINYA. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Malihah Kumalasari_JUDUL.pdf
Download (882kB)
Malihah Kumalasari_BAB I.pdf
Download (647kB)
Malihah Kumalasari_BAB II.pdf
Download (782kB)
Malihah Kumalasari_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (696kB)
Malihah Kumalasari_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (904kB)
Malihah Kumalasari_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (625kB)
Malihah Kumalasari_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (636kB)
Malihah Kumalasari_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Flavonoid, tanin, dan polifenol merupakan beberapa senyawa yang berpotensi sebagai penangkap radikal bebas, karena ketiganya merupakan senyawa fenol dan senyawa-senyawa tersebut terstabilkan secara resonansi sehingga tidak reaktif. Purwoceng (Pimpinella alpina Molk) telah dilaporkan mengandung steroid, alkaloid, flavonoid, glikosida, saponin, tanin, dan fenolik. Berdasarkan kandungan metabolik sekunder dalam purwoceng, maka perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui potensi daya penangkap radikal bebas ekstrak etil asetat herba purwoceng dan fraksinya.
Tujuan Penelitian : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas penangkap radikal bebas secara in vitro menggunakan radikal DPPH (1,1 diphenyl-2-picryl-hydrazil) dan radikal NO• (Oksida Nitrit).
Metode Penelitian : Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi, fraksinasi dilakukan dengan kromatografi kolom, uji penangkap radikal bebas dilakukan menggunakan radikal DPPH dan radikal NO•.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IC40 untuk ekstrak etil asetat herba purwoceng dan fraksinya (F3, F4, F5, F6, F10 dan Fgab) menggunakan radikal DPPH berurutan 42,54 ppm, 126,85 ppm, 96,29 ppm, 34,69 ppm, 12,78 ppm, 75,31 ppm, 30,73 ppm, BHT 4,68 ppm dan Quercetin 0,71 ppm. Sedangkan hasil IC40 menggunakan radikal Oksida Nitrit secara berurutan untuk ekstrak etil asetat herba purwoceng dan fraksinya (F3, F4, F5, F6, F10 dan Fgab) adalah 34,81 ppm, 55,84 ppm, 49,42 ppm, 13,52 ppm, 7,33 ppm, 23,34 ppm, 14,50 ppm, BHT 2,22 ppm, Quercetin 0,80 ppm.
Kesimpulan : Daya penangkapan radikal bebas ekstrak etil asetat herba purwoceng dan fraksinya lebih lemah daripada BHT dan Quercetin.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Retno Wahyuningrum, M.Si., Apt. dan Wiranti Sri Rahayu, M.Si., Apt. |
| Uncontrolled Keywords: | Purwoceng, DPPH, Oksida Nitrit |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Bandriyah . |
| Date Deposited: | 23 Dec 2017 04:18 |
| Last Modified: | 31 Oct 2024 02:37 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/6391 |
