SETIYANINGSIH, WAHYU (2014) PERBEDAAN TINGKAT INSOMNIA ANTARA LANSIA YANG AKTIF SENAM DAN LANSIA YANG TIDAK AKTIF SENAM DI DESA BOBOTSARI KECAMATAN BOBOTSARI KABUPATEN PURBALINGGA. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
WAHYU COVER.pdf
Download (1MB)
WAHYU BAB I.pdf
Download (513kB)
WAHYU BAB II.pdf
Download (554kB)
WAHYU BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (594kB)
WAHYU BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (575kB)
WAHYU BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (523kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (35kB)
WAHYU LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (762kB)
Abstract
Latar Belakang : Insomnia merupakan salah satu gangguan utama dalam memulai dan mempertahankan tidur di kalangan lansia. Bila seseorang memiliki kualitas dan kuantitas tidur yang kurang, dapat mengakibatkan masalah dalam keluarga dan perkawinan, karena kurang tidur dapat membuat orang cepat marah dan lebih sulit dalam bergaul. Bila tidur kurang lelap, maka tubuh akan merasa letih, lemah, dan lesu pada saat bangun.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan tingkat insomnia pada kelompok yang mengikuti senam dan yang tidak mengikuti senam lansia. Serta mengetahui effect size untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap tingkat insomnia.
Metodologi : Penelitian ini mengunakan desain komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang terkena insomnia di Desa Bobotsari Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga sebanyak 130 orang. Teknik sampel yang digunakan purposive sampling dengan jumlah 58. Analisis menggunakan uji independent sample t-test.
Hasil : Tingkat insomnia kelompok yang aktif senam memiliki nilai rata-rata sebesar 24,45 ± 7,93 dan kelompok yang tidak aktif senam memiliki nilai rata-rata sebesar 13,72 ± 3,96. Terdapat perbedaan tingkat insomnia antara lansia yang aktif senam dan lansia yang tidak aktif senam di Desa Bobotsari Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga, sebesar 10,72 (ρ-value = 0,0001). Hasil perhitungan effect size insomnia diperoleh nilai sebesar 0,656 (efek sedang). Nilai tersebut menunjukkan bahwa aktifitas senam lansia memberikan efek yang sedang dalam menurunkan insomnia lansia.
Kesimpulan : Terdapat perbedaan tingkat insomnia antara lansia yang aktif senam dan lansia yang tidak aktif senam. Aktifitas senam lansia memberikan efek yang sedang dalam menurunkan insomnia lansia
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Additional Information: | Pembimbing: Ns. Siti Nurjanah, M.Kep., Sp.Kep.J dan Hj. Yulianti Suswari, S.Kp |
| Uncontrolled Keywords: | Tingkat insomnia; Lansia; senam; |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1 |
| Depositing User: | Riski Wismana |
| Date Deposited: | 04 Feb 2017 09:27 |
| Last Modified: | 06 Feb 2025 01:07 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/635 |
