FAJRIYATI, IKA (2015) PENGARUH PENERIMAAN DIRI TERHADAP SUBJECTIVE WELL-BEING PADA PENDERITA PASCA STROKE DI PUSKESMAS WILAYAH KECAMATAN WANGON KABUPATEN BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
Ika Fajriyati Cover.pdf

Download (1MB)
Text
Ika Fajriyati BAB I.pdf

Download (710kB)
Text
Ika Fajriyati BAB II.pdf

Download (708kB)
Text
Ika Fajriyati BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (726kB)
Text
Ika Fajriyati BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (892kB)
Text
Ika Fajriyati BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (732kB)
Text
Ika Fajriyati Daftar Pustaka.pdf

Download (613kB)
Text
Ika Fajriyati Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerimaan diri terhadap
subjective well-being pada penderita pasca stroke di Puskesmas wilayah Kecamatan
Wangon Kabupaten Banyumas. Adapun hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini
adalah ada pengaruh penerimaan diri terhadap subjective well-being pada penderita
pasca stroke di Puskesmas wilayah Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas.
Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah metode skala. Terdapat dua buah skala
yang digunakan yaitu skala penerimaan diri dan skala subjective well-being.
Penelitian ini merupakan penelitian populasi dan menggunakan try out terpakai, yaitu
responden yang digunakan untuk uji validitas dan reliabilitas juga digunakan sebagai
responden penelitian. Populasi yang dijadikan sebagai subjek dalam penelitian ini
adalah penderia pasca stroke di Puskesmas wilayah Kecamatan Wangon Kabupaten
Banyumas yang berjumlah 53 penderita yang memenuhi kriteria subjek penelitian.
Uji Validitas data menggunakan teknik korelasi product moment, sedangkan uji
reliabilitas menggunakan teknik alpha cronbach. Berdasarkan hasil analisis data yang
telah dilakukan, skala penerimaan diri memiliki skor validitas yang berkisar antara
0,326 hingga 0,688 dengan 40 butir pernyataan yang valid dan diperoleh skor
reliabilitas sebesar 0,897. Pada skala subjective well-being diperoleh skor validitas
yang berkisar antara 0,306 hingga 0,744 dengan 46 butir pernyataan yang valid dan
diperoleh skor reliabilitas sebesar 0,926. Teknik analisis data yang digunakan adalah
analisis regresi linier sederhana.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa nilai (43,762) > (7,15)
dengan nilai signifikasi (p) sebesar 0,000<(0,01). Hal ini menunjukkan hipotesis
yang diajukan diterima yaitu ada pengaruh penerimaan diri terhadap subjective wellbeing
pada penderita pasca stroke di Puskesmas wilayah Kecamatan Wangon
Kabupaten Banyumas. Koefisien korelasi R yang diperoleh adalah sebesar 0,680
dengan nilai signifikasi (p) sebesar 0,000<(0,01) yang menunjukkan adanya
hubungan antara penerimaan diri dengan subjective well-being pada penderita pasca
stroke. Koefisien determinasi yang ditunjukkan R Square adalah sebesar 0,462.
Artinya, penerimaan diri memberikan pengaruh atau sumbangan efektif sebesar 46,2
% maka masih ada 53,8 % faktor lain yang berpengaruh (faktor-faktor yang tidak
diteliti).

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Rr. Setyawati, S.Psi., M.Si.
Uncontrolled Keywords: penerimaan diri, subjective well-being, dan penderita pasca stroke
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi S1
Depositing User: Dan Kh
Date Deposited: 04 Feb 2017 07:25
Last Modified: 09 Jul 2024 08:07
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/619

Actions (login required)

View Item
View Item