SAPUTRO, KOKO GINANJAR (2015) HUBUNGAN ANTARA JARAK TEMPUH TRANSPORTASI RUJUKAN DENGAN TRAUMA SKOR PASIEN TRAUMA KEPALA DI RUANG IGD RSU SIAGA MEDIKA BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Koko Ginanjar Saputro COVER.pdf
Download (946kB)
Koko Ginanjar Saputro BAB I.pdf
Download (524kB)
Koko Ginanjar Saputro BAB II.pdf
Download (591kB)
Koko Ginanjar Saputro BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (583kB)
Koko Ginanjar Saputro BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (545kB)
Koko Ginanjar Saputro BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (502kB)
Koko Ginanjar Saputro DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (503kB)
Koko Ginanjar Saputro LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (569kB)
Abstract
Latar Belakang: Cidera kepala merupakan penyebab kematian utama pada usia di bawah 44 tahun. Salah satu faktor yang mempengaruhi keselamatan pasien cidera kepala adalah jarak tempuh pasien memperoleh penanganan medis yang adekuat. Hal ini karena dengan jarak tempuh pasien yang juah dari tempat rujukan akan mempengaruhi kondisi kesehatan pasien yang dinilai berdasarkan trauma skor.
Tujuan: Mengetahui Hubungan jarak tempuh rujukan dengan trauma skor pasien cidera kepala di RSU Siaga Medika Banyumas.
Metode: Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cros sectional. Sampel yang dipilih peneliti menggunakan teknik purposive sampling dengan target
sample sebanyak 33 pasien. Alat ukur jarak tempuh menggunakan lembar observasi berdasarkan jumlah kilo meter dalam argo mobil ambulan dan trauma skor
menggunakan lembar observasi berdasarkan tekanan darah, pernafasan, dan GCS. Analisis data menggunakan uji parametrik korelasi product moment.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan gambaran
jarak tempuh rujukan pasien cidera kepala di RSU Siaga Medika Banyumas dengan nilai rerata sebesar 34,5, simpangan
baku sebesar 20,21, jarak terdekat 10 km, dan jarak terjauh 79 km. Gambaran traumaskor pasien cidera kepala di RSU Siaga Medika Banyumas tahun 2015sebelum dirujuk dengan nilai rerata sebesar 11,47, standar defisiasi sebesar 0,57, nilai terkecil 10 dan nilai terbesar 12. trauma skor setelah dirujuk nilai reratanya sebesar 10,63, standar devisiasi 1,03, nilai terkecil 8,00 dan terbesar 12,00. Terdapat hubungan yang signifikan antara jarak tempuh rujukan dengan t rauma skor pasien cidera kepala di RSU Siaga Medika Banyumas, dibuktikan dengan p<0,05 (0,002 < 0,05)
Kesimpulan: semakin jauh jarak tempuh rujukan maka akan semakin buruk kondisi pasien cidera kepala yang dinilai dengan trauma skor di RSU Siaga Medika Banyumas tahun.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | PEMBIMBING I: Ns.Endiyono, S.Kep.,M.Kep PEMBIMBING II: Ns.Eko Winarto, M.Kep.Sp.MB |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: jarak tempuh rujukan, trauma skor, pasien cidera kepala |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1 |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 04 Dec 2017 08:13 |
| Last Modified: | 09 Jan 2025 07:25 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/5881 |
