MUBAROKAH, AROFATUL (2015) AKTIVITAS ANTIBAKTERI MOUTHWASH PERASAN JERUK NIPIS TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
Arofatul Mubarokah Cover.pdf

Download (1MB)
Text
Arofatul Mubarokah BAB I.pdf

Download (685kB)
Text
Arofatul Mubarokah BAB II.pdf

Download (699kB)
Text
Arofatul Mubarokah BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (819kB)
Text
Arofatul Mubarokah BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (845kB)
Text
Arofatul Mubarokah BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (615kB)
Text
Arofatul Mubarokah Daftar Pustaka.pdf

Download (666kB)
Text
Arofatul Mubarokah LAmpiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Jeruk nipis merupakan zat herbal yang sering ditambahkan pada pasta gigi
karena berkaitan dengan kemapuannya yang mampu menghambat pertumbuhan
mikroba. Beberapa hasil penelitian menunjukan bahwa buah jeruk nipis memiliki
efek sebagai antimikroba baik terhadap bakteri gram negatif maupun bakteri gram
positif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antibakteri perasan
jeruk nipis dalam formulasi mouthwash.
Sampel yang digunakan adalah buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia
(Cristm.) Swingle). Penelitian ini dilakukan dengan cara mengambil air perasan
buah jeruk nipis kemudian dibuat sediaan mouthwash dengan menggunakan
campuran Tween 80 dan gliserin. Untuk mengetahui sifat fisik sediaan dilakukan
uji organoleptis, penentuan viskositas, uji stabilitas dengan metode shock termic,
dan juga uji cemaran mikroba. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode
difusi agar menggunakan paper disc.
Hasil penelitian menunjukan bahwa variasi konsentrasi perasan jeruk nipis
dalam sediaan mouthwash memberikan perbedaan terhadap sifat fisik mouthwash
yang meliputi organoleptis, viskositas, dan stabilitas. Mouthwash perasan jeruk
nipis memiliki aktivitas antibakteri terhadap S.mutans pada konsentrasi 5, 10, dan
20%. Semakin tinggi konsentrasi perasan jeruk nipis maka semakin besar zona
hambat yang dihasilkan. Diameter zona hambat yang terbesar adalah pada
konsentrasi 20 dimana rata-rata zona hambatnya yaitu 8,15 mm.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing : Indri Hapsari, S. Farm., M. Si., Apt. dan Binar Asrining Dhiani, S. Farm., M. Sc., Apt.
Uncontrolled Keywords: Citrus aurantifolia (Cristm.) Swingle, antibakteri, mouthwash, Streptococcus mutans
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi S1
Depositing User: Dan Kh
Date Deposited: 02 Feb 2017 05:50
Last Modified: 11 Nov 2024 07:24
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/575

Actions (login required)

View Item
View Item