Utami, Mukti Indra Budi (2012) Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Pada Ny. M Dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik Di Irna Bougenvil Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
Mukti Indra Budi Utami COVER.pdf

File Pdf (634kB)
Text
Mukti Indra Budi Utami BAB I.pdf

File Pdf (519kB)
Text
Mukti Indra Budi Utami BAB II.pdf

File Pdf (613kB)
Text
Mukti Indra Budi Utami BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (644kB)
Text
Mukti Indra Budi Utami BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (575kB)
Text
Mukti Indra Budi Utami BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (503kB)
Text
Mukti Indra Budi Utami DAFTAR PUSTAKA.pdf

File Pdf (503kB)
Text
Mukti Indra Budi Utami LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (858kB)

Abstract

Latar belakang: Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah penyakit paru kronis ditandai dengan adanya hambatan aliran udara yang masuk dan keluar paru, dengan penyakit yang menyertainya adalah asma bronkhial, bronkhitis kronik,bronkiektasis dan emphysema paru. Pada tahun 2004 PPOK menempati urutan pertama penyumbang angka kesakitan yaitu 35%. Dari data register yang
diperoleh di IRNA Bougenvile Rumah Sakit Umum Daerah
Banyumas, terdapat 3 pasien PPOK (April samapai Juli) tahun 2012. Prognosis dari PPOK sangat berhubungan
erat dengan penanganan yang diberikan.
Tujuan: Melaporkan ketidakefektifan bersihan jalan nafas pada Ny.M dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik.
Metode: penelitian yang dilakukan bersifat kualitatif menggunakan pendekatan laporan kasus (case study). Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, studi literature, dan studi dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan selama satu hari dengan pengelolaan kasus selama dua hari.
Hasil: Masalah keperawatan yang ditemukan yaitu ketidakefektifan bersihan jalan nafas, nyeri akut dan kurang pengetahuan. Sedangkan prioritas masalah
keperawatan yang muncul adalah ketidakefektifan bersihan jalan nafas berhubungan dengan obstruksi jalan nafas (sekresi yang tertahan). Gejala yang
muncul dilapangan adalah pasien batuk-batuk dengan produksi sputum sedikit, karakteristik sputum kental dan pasien mengeluh sulit bernafas. Hal ini terjadi
karena sekresi yang tertahan didalam bronkus.
Kesimpulan: Prioritas masalah ketidakefektifan
bersihan jalan nafas berhubungan dengan obstruksi jalan nafas (sekresi yang tertahan) dilakukan tindakan keperawatan fisioterapi dada, masalah teratasi dengan kriteria hasil yang direncanakan.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (D3)
Catatan Mahasiswa ke Admin: PEMBIMBING I: Ns. Endiyono, S.Kep PEMBIMBING II: Ns. Sri Suparti, S.Kep
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), ketidakefektifan bersihan jalan nafas, nyeri akut, kurang pengetahuan.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan
Depositing User: Novia Marantika
Date Deposited: 27 Oct 2017 09:27
Last Modified: 24 Apr 2025 07:03
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4998

Actions (login required)

View Item
View Item