LINDA, ERVIN SETIA (2015) PROFIL PENYIMPANAN DAN PEMERIKSAAN MUTU OBAT DI PUSKESMAS WILAYAH BANYUMAS (Kembaran I, Kembaran II, Sokaraja I, Sokaraja II, Kalibagor, Banyumas). Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
COVER_ERVIN SETIA LINDA_FARMASI’15.pdf
File Pdf (1MB)
BAB I_ERVIN SETIA LINDA_FARMASI’15.pdf
File Pdf (683kB)
BAB II_ERVIN SETIA LINDA_FARMASI’15.pdf
File Pdf (1MB)
BAB III_ERVIN SETIA LINDA_FARMASI’15.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
BAB IV_ERVIN SETIA LINDA_FARMASI’15.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
BAB V_ERVIN SETIA LINDA_FARMASI’15.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (534kB)
DAFTAR PUSTAKA_ERVIN SETIA LINDA_FARMASI’15.pdf
File Pdf (498kB)
LAMPIRAN_ERVIN SETIA LINDA_FARMASI’15.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
Abstract
Latar belakang :Penyimpanan obat merupakan salah satu indikator penting dalam pengelolaan obat.Secara umum jika dilihat dari tata laksana penyimpanan obat yang baik, penyimpanan obat di puskesmas belum optimal (Indrawati et al, 2010).Terlebih lagi jumlah farmasis yang ada masih belum memenuhi kebutuhan tenaga farmasi di puskesmas, dilihat dari latar belakang pendidikan tenaga farmasi yang dapat berpengaruh terhadap pengelolaan dan mutu obat dalam penyimpanan.Penyimpanan obat yang buruk dapat menimbulkan turunnya mutu obat.
Tujuan Penelitian :Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan penyimpanan obat dan pemeriksaan mutu obat di Puskesmas Wilayah Banyumas.
Metode Penelitian :Metode yang digunakan adalah observasi bersifat deskriptif melalui wawancara langsung dengan penanggung jawab pengelolaan obat menggunakan checklist.
Hasil :Persentase nilai skor kondisi penyimpanan obat di puskesmas Sokaraja I dengan persentase nilai skor 91,67% masuk dalam kriteria yang sangat baik, puskesmas Kembaran I dan puskesmas sokaraja II masuk dalam kriteria yang sangat baik, yaitu dengan persentase nilai skor 86,11%, puskesmas Kembaran II dengan persentase nilai skor 80,56% masuk dalam kriteria baik, puskesmas Kalibagor dan puskesmas Banyumas dengan persentase nilai skor 75% masuk dalam kriteria baik.Pemeriksaan secara fisik, sampel papaverin dan vitamin C terlihat baik damn tidak ada kerusakan. Penetapan kadar yang diperoleh semua sampel papaverin memenuhi persyaratan Farmakope Indonesia, untuk sampel vitamin C terdapat satu sampel yang mengalami penurunan kadar, yaitu di puskesmas Kalibagor.
Kesimpulan : Segala kegiatan prosedur penyimpanan obat yang telah dilakukan di puskesmas Kembaran I, puskesmas Sokaraja I, dan puskesmas Sokaraja II masuk dalam kriteria sangat baik, sedangkan untuk puksemas Kembaran II, puskesmas Kalibagor dan puskesmas Banyumas masuk dalam kriteria baik, dan semua sampel papaverin dalam pemeriksaan mutu obat telah memenuhi persyaratan Farmakope Indonesia, sedangkan sampel vitamin C terdapat satu sampel yang mutu obatnya telah turun dari persyaratan dalam farmakope Indonesia.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing: Dr. Tjiptasurasa, SU., Apt dan Suparman, S.F., M.Sc., Apt |
| Uncontrolled Keywords: | Puskesmas, Penyimpanan, Mutu Obat |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Iin Hayuningtyas |
| Date Deposited: | 19 Jan 2017 05:07 |
| Last Modified: | 05 Nov 2024 01:19 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/465 |
