RAHMAH, ULLINUR (2013) TRANSLATION ANALYSIS OF INDONESIAN METAPHORS INTO ENGLISH: A CASE STUDY OF ANDREA HIRATA’S EDENSOR. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
ULLINUR RAHMAH COVER.pdf
Download (578kB)
ULLINUR RAHMAH BAB I.pdf
Download (585kB)
ULLINUR RAHMAH BAB II.pdf
Download (783kB)
ULLINUR RAHMAH BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (549kB)
ULLINUR RAHMAH BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
ULLINUR RAHMAH BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (544kB)
ULLINUR RAHMAH DAFTRA PUSTAKA.pdf
Download (548kB)
ULLINUR RAHMAH LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bentuk dari tipe metafora-metafora bahasa sumber (bsu), bahasa Indonesia ke dalam bahasa sasaran (bsa), bahasa Inggris. Penelitian ini juga menerangkan prosedur penerjemahan apa saja yang digunakan dalam penerjemah untuk mendapatkan hasil terjemahan yang wajar sehingga metafora yang terdapat dalam teks sasaran diharapkan juga dapat memberikan kesan yang sama sesuai teks asalnya.
Data dikumpulkan dari novel Edensor karya Andrea Hirata dan terjemahannya karya John Colombo. Data metafora diperoleh untuk mengenali tipe-tipe metafora kemudian menguraikan prosedur penerjemahan metafora berdasarkan teori Newmark. Teori ini mempunyai perhatian besar terhadap bentuk-bentuk bahasa dan konteks.
Hasil penelitian yang ditemukan menunjukkan bahwa lima tipe metafora muncul pada teks, diantaranya dead metaphor (24.2%), cliché metaphor (39.2%), stock metaphor (21.2%), original metaphor (9.1%), sedangkan recent metaphor (6.1%) sebagai minoritas terkecil. Untuk menerjemahkan tipe metafora tersebut, prosedur penerjemahan literal (42%) yang paling mendominasi untuk dapat menyampaikan makna bsu. Persamaan sudut pandang dinilai lebih menunjukkan karya yang lebih natural untuk menyampaikan pendapat sang penerjemah novel. diikuti oleh cultural equivalent (13.5%), shift (13.5%), compensation (15%), addition (6%), modulation (4%), dan synonym, reduction and couplet (2%) adalah tiga prosedur penerjemahan terkecil. Sedangkan untuk penerjemahkan metafora Stock, meniru image yang sama dalam bahasa sasaran (bsa) dan mengganti image dari bahasa sumber (bsu) kedalam image bahasa sasaran (bsa) yang tidak berbenturan dengan bahasa sasaran (bsa) (43%) mendapatkan hasil yang sama, sedangkan merubah metafora kedalam sense (14%) sebagai hasil yang paling sedikit. Mempertahankan image dari bahasa sumber (bsu) dalam menerjemahkan metafora adalah untuk menyampaikan makna yang sama kepada para pembaca di bahasa sasaran (bsa), sedangkan merubah image kedalam bahasa sasaran (bsa) agar pembaca di bahasa sasaran dapat mengerti makna yang disampaikan oleh penulis novel ini.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Khristianto, S.S., M.Hum. |
| Uncontrolled Keywords: | metafora, terjemahan, prosedur, strategi |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions: | Fakultas Sastra dan Komunikasi > Sastra Inggris S1 |
| Depositing User: | Dan Kh |
| Date Deposited: | 09 Oct 2017 05:30 |
| Last Modified: | 24 Dec 2024 02:05 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4640 |
