HAWA, SUNGGING LINI (2011) HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KONSEP DIRI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MELAKUKAN TERAPI HEMODIALISIS DI INSTALASI HEMODIALISA RSUD PROF. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
SUNGGING LINI HAWA COVER.pdf
Download (605kB)
SUNGGING LINI HAWA BAB I.pdf
Download (550kB)
SUNGGING LINI HAWA BAB II.pdf
Download (646kB)
SUNGGING LINI HAWA BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (563kB)
SUNGGING LINI HAWA BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (604kB)
SUNGGING LINI HAWA BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (504kB)
SUNGGING LINI HAWA DAFTAR pUSTAKA.pdf
Download (521kB)
SUNGGING LINI HAWA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (951kB)
Abstract
Latar Belakang: Gagal ginjal kronis (GGK) merupakan penyakit ginjal tahap akhir. Pada stadium ini, ginjal
membutuhkan terapi pengganti fungsi ginjal. Salah satu terapi pengganti fungsi ginjal adalah hemodialisis. Individu dengan gagal ginjal kronis dan hemodialisis jangka panjang akan memberikan banyak masalah dan perubahan dalam hidup mereka. Hal itu akan mempengaruhi konsep diri. Dukungan keluarga merupakan hal penting dalam membantu individu tersebut mencapai konsep diri yang adaptif.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan konsep diri pada pasien gagal ginjal kronis yang melakukan terapi hemodialisis di
Instalasi Hemodialisa RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian 22 pasien gagal ginjal kronis yang melakukan terapi hemodialisis menggunakan teknik
total sampling sesuai kriteria inklusi selama bulan Februari 2011. Pengumpulan data menggunakan kuesioner.
Hasil: Penelitian ini menunjukan nilai konsep diri pada
pasien gagal ginjal kronis yang melakukan terapi hemodialisis 68,2% adaptif dan 31,8% maladaptif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dari hasil multivariat dengan menggunakan uji regresi logistic, diperoleh dari ke 4 variabel yang diteliti, keempat variabel
signifikan yaitu, dukungan informasi, dukungan penilaian, dukungan instrumental dan dukungan emosional dimana
pvalue <0,05. Variabel dukungan emosional (B = 4,431) merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan konsep diri pada pasien gagal ginjal kronis yang melakukan terapi hemodialisis.
Kesimpulan: Disimpulkan bahwa, adanya hubungan dukungan keluarga dengan konsep diri pada pasien gagal ginjal kronis yang melakukan terapi hemodialisis. Sehingga perlu peran banyak pihak untuk meningkatkan konsep diri pada pasien gagal ginjal kronis yang melakukan terapi hemodialisis, dengan meningkatkan wawasan dan peran aktif dalam memberikan dukungan keluarga.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | PEMBIMBING I: Ns. Ruti Wiyati , S.Kep, M.K PEMBIMBING II: dr. Eko Prapto Widodo |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Konsep Diri, Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Melakukan Terapi Hemodialis |
| Subjects: | H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1 |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 03 Oct 2017 04:27 |
| Last Modified: | 19 Aug 2024 02:17 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4514 |
