FAUZY, MUHAMMAD (2011) ANALISIS FAKTOR PENYEBAB DIARE DENGAN TINGKAT KEHILANGAN CAIRAN PADA BATITA DI RSUD dr.R GOETHENG TARUNADIBRATA PURBALINGGA. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
MUHAMMAD FAUZY COVER.pdf

Download (651kB)
Text
MUHAMMAD FAUZY BAB I.pdf

Download (545kB)
Text
MUHAMMAD FAUZY BAB II.pdf

Download (623kB)
Text
MUHAMMAD FAUZY BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (642kB)
Text
MUHAMMAD FAUZY BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (708kB)
Text
MUHAMMAD FAUZY BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (531kB)
Text
MUHAMMAD FAUZY DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (541kB)
Text
MUHAMMAD FAUZY LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (962kB)

Abstract

Latar Belakang: Diare hingga saat ini masih merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian hampir di di dunia dan semua kelompok usia bisa diserang oleh diare, terutama terjadi pada bayi dan balita. Berdasarkan data Profil Kesehatan Propinsi
Jawa Tengah kasus diare pada bayi dan balita di Jawa Tengah pada tahun 2007 yaitu sebanyak 625.022 penderita dengan IR 1,93%, sedangkan jumlah kasus diare pada balita yaitu sebanyak 269.483 penderita. Jumlah kasus diare pada balita setiap tahunnya rata-rata
di atas 40%, hal ini menunjukkan bahwa kasus diare pada balita masih tetap tinggi. Jumlah kasus diare pada balita tahun 2010 di RSUD dr. R Goetheng Purbalingga sebanyak 576 kasus.
Tujuan: untuk menganalisis faktor penyebab diare dengan tingkat kehilangan cairan pada batita di RSUD dr. R Goetheng Purbalingga.
Metode Penelitian: Jenis Penelitian ini yaitu
observasional analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan crossectional dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 35 responden. Analisis data dilakukan secara univariat, analisis bivariat dengan chi square test
dan analisis multivariat dengan menggunakan regresi logistik berganda.
Hasil: Hasil penelitian menunjukan faktor penyebab kejadian diare terhadap kehilangan cairan pada batita berdasarkan analisis bivariat sanitasi air yang buruk (OR:58,500;95%CI=7,226-470,964),kondisi jamban (OR: 0,444;95%CI=0,113-1,743), kebiasaan cuci tangan yang buruk (OR: 6,000;95%CI=1,331-27,047), sanitasi makanan
yang buruk (OR: 4,667; 95%CI=1,108-19,652), ASI atau gangguan pada ASI (OR: 6,000;95%CI=1,247-
28,257). Faktor yang paling dominan penyebab diare terhadap kejadian kehilangan cairan adalah sanitasi air.
Kesimpulan: Faktor penyebab kejadian diare terhadap kejadian kehilangan cairan pada batita adalah sanitasi air yang buruk, kondisi jamban, kebiasaan mencuci tangan yang buruk, sanitasi makanan tidak baik gangguan pada ASI, dan faktor yang paling dominan
adalah sanitasi air.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: PEMBIMBING I: Sodikin, A.Kep., M.Kes PEMBIMBING II: Mustiah Yulistiani, S.Kp
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: fakator penyebab diare, tingkat kehilangan cairan
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1
Depositing User: Novia Marantika
Date Deposited: 03 Oct 2017 03:09
Last Modified: 23 Jul 2024 03:37
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/4504

Actions (login required)

View Item
View Item