DEWI, INTAN PURNAMA (2016) KONTRIBUSI APOTEKER DALAM MENANGANI KEJADIAN DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 RAWAT INAP DI RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
COVER_INTAN PURNAMA DEWI_FARMASI'16.pdf
Download (910kB)
BAB I_INTAN PURNAMA DEWI_FARMASI'16.pdf
Download (666kB)
BAB II_INTAN PURNAMA DEWI_FARMASI'16.pdf
Download (747kB)
BAB III_INTAN PURNAMA DEWI_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only
Download (680kB)
BAB IV_INTAN PURNAMA DEWI_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only
Download (778kB)
BAB V_INTAN PURNAMA DEWI_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only
Download (613kB)
DAFTAR PUSTAKA_INTAN PURNAMA DEWI_FARMASI'16.pdf
Download (834kB)
LAMPIRAN_INTAN PURNAMA DEWI_FARMASI'16.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Diabetes Mellitus (DM) adalah salah satu jenis penyekit degenerative yang
setiap tahun mengalami peningkatan di seluruh dunia, DM tipe 2 paling banyak
ditemukan 90%. DM tipe 2 merupakan penyakit yang bersifat kronis, progresif,
dan membutuhkan pengobatan sepanjang hidupnya. Dalam proses pemberian obat
banyak ha-hal yang kemungkinan terjadi, salah satunya yaitu Drug Related
Problems (DRPs). Oleh karena itu dibutuhkan adanya identifikasi dan intervensi
terhadap DRPs untuk meningkatkan keefektifan terapi pada kasus DM 2.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang terkait dengan
pengobatan pada pasien DM 2 serta mengetahui kontribusi apoteker dalam
menangani permasalahan terkait pengobatan tersebut. Jenis penelitian ini adalah
observasional deskriptif dengan pendekatan prospektif dari resep dan rekam
medik pasien. Pada 40 pasien yang masuk dalam sampel penelitian, 20 (50%)
pasien tidak mengalami DRPs dan 20 (50%) pasien mengalami DRPs. Pada 20
pasien yang mengalami DRPs terdapat 31 kasus yaitu masalah efektifitas terapi
(efek terapi yang tidak optimal 9,67%, efek yang tidak diinginkan 9,67%, indikasi
yang tidak ditangani 45,16%), reaksi yang tidak diinginkan (non alergi) 32,25%,
ketidakpuasan pasien dengan terapi maupun biaya pengobatan 3,22%. Kontribusi
apoteker dalam menangani DRPs yaitu pada tahap peresepan 58,05%
(mengajukan intervensi yang diperbolehkan dokter 25,80% dan mengajukan
intervensi yang tidak diperboehkan dokter 32,25%), pada tahap pasien 12,9%
(konseling kepada pasien 3,22% dan berbicara dengan keluarga pasien 3,22%),
pada tahap obat 25,8% (penghentian obat 3,22% dan penggunaan obat baru
22,58%), perlakuan spesifik kepada setiap pasien (pemantauan terapi obat,
monitoring keluhan, monitoring tanda-tanda vital, dan monitoring gula darah)
100%.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Anjar Mahardian Kusuma, M.Sc., Apt. dan Wahyu Utaminingrum, M.Sc., Apt. |
| Uncontrolled Keywords: | Kontribusi Apoteker, Drug Related Problems, Diabetes Mellitus Tipe 2, Rumah Sakit. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Iin Hayuningtyas |
| Date Deposited: | 18 Jan 2017 05:44 |
| Last Modified: | 04 Jul 2024 03:47 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/449 |
