Turwati, lusi (2016) Uji Aktivitas Senyawa Bioaktif Bakteri Corynebacterium sp Terhadap Jamur Patogen Fusarium oxysporum f.sp. capsici Penyebab Penyakit Layu Pada Tanaman Cabai Secara In Vitro. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Lusi Turwati Cover.pdf
Download (1MB)
Lusi Turwati BAB I.pdf
Download (222kB)
Lusi Turwati BAB II.pdf
Download (257kB)
Lusi Turwati BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (250kB)
Lusi Turwati BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (484kB)
Lusi Turwati BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (89kB)
Lusi Turwati DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (181kB)
Lusi Turwati LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (695kB)
Abstract
Cabai merupakan tanaman hortikultura. Budidaya cabai masih banyak
kendalanya, salah satunya yaitu penyakit. Salah satu penyakit penting pada
tanaman cabai adalah layu fusarium yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum,
dimana menyerang tanaman muda pada jaringan empelur batang melalui akar
yang luka dan terinfeksi. Pengendalian penyakit biasanya dilakukan dengan rotasi
tanaman dan menggunakan fungisida sintetik. Namun pengendalian dengan cara
rotasi tanaman dan penggunaan fungisida kurang efektif karena patogen dapat
bertahan lama dalam tanah dan berdampak negatif bagi lingkungan serta resistensi
terhadap patogen. Oleh karen itu, perlu adanya pengendalian penyakit yang lebih
ramah lingkungan, salah satu alternative adalah pemberian senyawa bioaktif yang
dihasilkan oleh bakteri Corynebacterium sp. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui senyawa bioaktif yang dihasilkan oleh bakteri Corynebacterium sp.
dan mengetahui dosis yang efektif untuk menghambat pertumbuhan kapang
Fusarium oxysporum f.sp. capsici. Penelitian dilakukan di Laboratorium
Mikrobiologi, Laboratorium Terpadu, dan Laboratorium Biologi Farmasi,
Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Metode yang akan digunakan dalam
penelitian adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
menggunakan 7 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan berupa tingkat
pengenceraan supernatan (50%, 60%, 70%, 80%, 90% dan 100%) dan fungisida
Masalgin sebagai kontrol posistif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan
Analisis Varian (ANAVA) pada taraf kepercayaan 95%. Jika menunjukkan
adanya perbedaan nyata maka dilanjutkan menggunakan uji LSD (Least
Significant Differences) pada taraf kepercayaan 95%. Berdasarkan uji
Kromatografi Lapis Tipis (KLT) supernatan bakteri Corynebacterium sp.
terdeteksi senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid dan saponin. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa semua perlakuan dapat menghambat pertumbuhan
F. oxysporum f.sp. capsici, tetapi kurang efektif. Kontrol berbeda bermakna
dengan semua perlakuan. Perlakuan 50% berbeda makna dengan 100% tetapi
tidak berbeda makna dengan perlakuan 60%, 70%, 80%, dan 90%. Perlakuan
100% tidak berbeda makna dengan perlakuan 60%, 70%, 80%, dan 90%.
Berdasarkan hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa semua perlakuan tidak
lebih baik dari kontrol.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Additional Information: | Pembimbing: Drs. Heri Maryanto, M.Si. dan Dini Siswani Mulia, S.Pi., M.Si. |
| Uncontrolled Keywords: | Corynebacterium sp., Fusarium oxysporum f.sp. capsici, respon hambat, supernatan, senyawa bioaktif |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi S1 |
| Depositing User: | Users 144 not found. |
| Date Deposited: | 17 Jan 2017 01:19 |
| Last Modified: | 15 Apr 2025 02:44 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/420 |
