INDRIANI, . (2016) JENIS PRAANGGAPAN DALAM FILM “MERRY RIANA MIMPI SEJUTA DOLAR” KARYA ALBERTHIENE ENDAH. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Indriani_JUDUL.pdf
File Pdf (860kB)
Indriani_BAB I.pdf
File Pdf (376kB)
Indriani_BAB II.pdf
File Pdf (595kB)
Indriani_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (372kB)
Indriani_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (492kB)
Indriani_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (185kB)
Indriani_DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (185kB)
Indriani_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (508kB)
Abstract
Penelitian yang berjudul Jenis Praanggapan dalam Film “Merry Riana Mimpi
Sejuta Dolar” Karya Alberthiene Endah bertujuan untuk mendeskripsikan jenis
praanggapan yang terdapat dalam film “Merry Riana Mimpi Sejuta Dolar” Karya
Alberthiene Endah .
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif . Data dalam
penelitian ini berupa tuturan semua tokoh dalam film “Merry Riana Mimpi Sejuta
Dolar” Karya Alberthiene Endah. Sumber data dalam penelitian ini adalah semua
tokoh dalam film “Merry Riana Mimpi Sejuta Dolar” karya Alberthiene Endah.
Metode penelitian ini terperinci menjadi tiga tahap yaitu penyediaan data, analisis
data, dan penyajian analisis data. Dalam penyediaan data digunakan teknik sadap dan
catat. Penyajian hasil menggunakan metode penyajian informal.
Praanggapan eksistensial dimunculkan dalam 16 data yang ditandai dengan
adanya pernyataan milik dan keberadaan atau eksistensi. Praanggapan faktual
dimunculkan dalam 9 data yang ditandai dengan adanya penggunaan kata tahu,
pernah, terjadi, sebenarnya, melihat, sebetulnya, dan beberapa pernyataan yang
mengandung fakta. Praanggapan leksikal dimunculkan dalam 9 data yang ditandai
dengan adanya penggunaan kata tadi, waktu itu, dan sekarang. Praanggapan struktural
merupakan praanggapan yang paling banyak dimunculkan atau dominan dalam
tuturan film Merry Riana, yaitu terdapat 22 data. Praanggapan tersebut ditandai
dengan adanya penggunaan struktur kalimat tanya WH-Question yaitu what, why,
when, where, who dan how. Praanggapan nonfaktual dimunculkan dalam 9 data yang
ditandai dengan adanya penggunaan kata yang dapat menimbulkan makna yang
ambigu anatara lain: apabila, seandainya, mungkin, sepertinya, dan kalau. Sedangkan
praanggapan terakhir atau praanggapan yang berlawanan dimunculkan dalam tiga
data. Praanggapan tersebut ditandai dengan adanya penggunaan if-clause atau
pengandaian dalam tuturannya, sehingga menimbulkan adanya praanggapan yang
kontradiktif dengan pernyataan sebelumnya.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing: Drs. Eko Suroso, M.Pd. dan Dra. Siti Fathonah, M.Hum. |
| Uncontrolled Keywords: | Praanggapan, Film, Merry Riana: Mimpi Dolar, Alberthiene Endah |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia S1 |
| Depositing User: | Bandriyah . |
| Date Deposited: | 05 Sep 2017 02:50 |
| Last Modified: | 05 Sep 2017 02:50 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/3762 |
