Sutrisni, Afifah (2016) Uji Aktivitas Senyawa Bioaktif Kapang Gliocladium sp. Terhadap Fusarium oxysporum f.sp.capsici Penyebab Penyakit Layu Pada Tanaman Cabai Secara In-Vitro. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
afifah sutrisni_cover.pdf

Download (1MB)
Text
Afifah sutrisni_BAB I.pdf

Download (578kB)
Text
Afifah Sutrisni_BAB II.pdf

Download (996kB)
Text
Afifah sutrisni_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (660kB)
Text
Afifah sutrisni_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
Afifah Sutrisni_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (567kB)
Text
Afifah sutrisni_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (710kB)
Text
Afifah sutrisni_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Cabai merupakan tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi yang
tinggi dan diusahakan secara komersial dalam skala besar maupun skala kecil.
Permintaan cabai setiap tahunnya terus meningkat namun produksi cabai masih
rendah. Rendahnya produksi cabai dikarenakan serangan kapang Fusarium
oxysporum f.sp. capsici yang meyebabkan penyakit layu pada tanaman cabai.
Penanggulangan penyakit layu fusarium dilakukan dengan fungisida sintetik yang
dapat menyebabkan pencemaran bahan pangan, air, dan lingkungan hidup.
Pemanfaatan kapang Gliocladium sp. merupakan alternatif pengendalian serangan
kapang Fusarium oxysporum f.sp. capsici tanpa menimbulkan dampak negatif
terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Senyawa bioaktif
dari supernatan biakan kapang Gliocladium sp. dan mengetahui dosis yang efektif
untuk menghambat pertumbuhan kapang Fusarium oxysporum f.sp. capsici.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2015 sampai Desember 2015. Metode
yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen, menggunkan
rancangan acak lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan
berupa konsentrasi supernatan dari biakan kapang Gliocladium sp. (P1 konsentrasi
supernatan (100%), P2 (90%), P3 (80%), P4 (70%), P5 (60%), dan P6 (50%))
dan fungisida “Dakonil 75WP” sebagai kontrol positif (P0). Parameter yang
diamati berupa diameter zona hambat pada berbagai konsentrasi supernatan
biakan kapang Gliocladium sp. Data dianalisis menggunakan Analisis Varian
(ANAVA) pada taraf kepercayaan 95% dan uji lanjut Least Significant
Differences (LSD) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa, P0 dan P4 tidak berbeda nyata dengan P1, P2, P3, P5 dan P6. Pada
perlakuan P1 berbeda nyata dengan P5 dan P6 sedangkan untuk P2 dan P3
berbeda nyata dengan P6. Senyawa bioaktif yang terdeteksi pada kapang
Gliocladium sp. adalah senyawa flavonoid dan saponin. Berdasarkan kategori
respon hambat dari Alfiah (2015), semua perlakuan tidak efektif sebagai fungisida
alami terhadap kapang Fusarium oxysporum f.sp. capsici.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: Pembimbing: Drs. Heri Maryanto, M.Si dan Dini Siswani Mulia, S.Pi., M.Si
Uncontrolled Keywords: bioaktif, Fusarium oxysporum f.sp. capsici, Gliocladium sp, respon hambat, supernatan
Subjects: Q Science > QK Botany
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi S1
Depositing User: Users 144 not found.
Date Deposited: 09 Jan 2017 03:45
Last Modified: 13 Mar 2025 07:13
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/344

Actions (login required)

View Item
View Item