Widiyawati, Nur (2015) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas I Wangon. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Nur Widiyawati COVER.pdf
Download (1MB)
Nur Widiyawati BAB I.pdf
Download (683kB)
Nur Widiyawati BAB II.pdf
Download (735kB)
Nur Widiyawati BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (849kB)
Nur Widiyawati BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (863kB)
Nur Widiyawati BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (666kB)
Nur Widiyawati DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (676kB)
Nur Widiyawati LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Abstract
Latar belakang: infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan penyakit infeksi utama penyebab kesakitan pada balita di fasilitas kesehatan di Indonesia, termasuk di Puskesmas I Wangon. Kejadian ISPA pada Balita di Puskesmas I Wangon pada Agustus sampai dengan September tahun 2014 berjumlah 468 kasus. Beberapa faktor resiko ISPA meliputi pendidikan orang tua,berat badan lahir, status gizi, status imunisasi, keberadaan asap dapur dan keberadaan perokok.
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada Balita di wilayah kerja Puskesmas I Wangon.
Metodologi: Jenis Penelitian ini adalah observasi dengan desain kasus kontrol. Populasi penelitian berjumlah 108 balita yang terbagi menjadi sampel kasus dan kontrol dengan
perbandingan 1:1. Metode pengambilan sampel pada kasus menggunakan sample random sampling, sedangkan pada
kontrol diambil dengan menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan checklist, kuisioner, dan lembar observasi. Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat menggunakan analisis Pearson Chi Square dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik ganda.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 variabel yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada Balita, meliputi berat badan lahir(p-value=0,048; OR = 2,8; 95% CI= 0,985-7,956), status gizi balita (p-value=0,005;OR= 3,659; 95% CI= 1,445-9,265), status imunisasi (p-value
= 0,025; OR= 5,2; 95% CI= 1,068-25,329), keberadaan asap rokok (p-value= 0,000; OR=5,930; 95% CI= 2,477-14,2).
Terdapat 2 faktor yang tidak berhubungan dengan kejadia ISPA pada Balita, meliputi Pendidikan orang tua(p-value= 0,177), dan keberadaan asap dapur (p-value=0,117).
Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan berat badan lahir, status gizi, status imunisasi, dan keberadaan perokok merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas I Wangon. Dengan hasil variabel keberadaan perokok mejadi faktor paling dominan yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas I Wangon.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Additional Information: | PEMBIMBING I: NS. UMI SOLIKHAH, S.Pd., M.Kep PEMBIMBING II: RAGIL SETYABUDI, SKM., M.Kes (Epid) |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: ISPA, Balita, Pendidikan, berat badan lahir, status gizi, status imunisasi, keberadaan asap dapur, keberadaan perokok |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan S1 |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 01 Aug 2017 06:53 |
| Last Modified: | 28 Jul 2025 07:27 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/3028 |
