Triyadi, Triyadi (2014) Asuhan Keperawatan Pada Tn. S Dengan Post Operasi Laparatomy Et Cause Peritonitis Hari Ke 6 – 7 Di Ruang Dahlia Rumah Sakit dr. R Goeteng Taorenadibrata Purbalingga. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
TRIYADI COVER.pdf
File Pdf (694kB)
TRIYADI BAB I.pdf
File Pdf (664kB)
TRIYADI BAB II.pdf
File Pdf (731kB)
TRIYADI BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (732kB)
TRIYADI BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (593kB)
TRIYADI BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (579kB)
TRIYADI DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (499kB)
Abstract
Latar belakang: Peritonitis merupakan radang pada peritoniun dan saat ini masih menjadi
masalah besar karena angka mortalitas dan morbiditasnya yang tinggi. Prevalensi kejadian di
negara berkembang masih tinggi seperti yang terjadi di Indonesia. Pendekatan multimodalitas
dengan melakukan tindakan pembedahan laparatomi masih umum dilakukann untuk mencari
faktor penyebabnya. Di Jawa Tengah tahun 2009 jumlah aksus peritonitis dilaporkan
sebanyak 5980 dan 177 diantaranya menyebabkan kematian. Data yang ada di RSUD dr. R
Goeteng Taroenadibrata Purbalingga kasus peritonitis pada bulan Maret-Mei 2014 ada 22
kasus. Di Ruang Dahlia dari bulan Januari-Juni 2014 terdapat 5 kasus.
Tujuan: Mengeksplorasi masalah keperawatan yang terjadi pada pasien post operasi
laparatomi dan mendapat gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien post
operasi laparatomi.
Metode: Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan laporan kasus (case report).
Subjek atau sumber informasi diperoleh dengan wawancara, observasi partisipatif dan studi
literatur. Pengumpulan data dengan cara inspeksi, palpasi, auskultasi dan perkusi.
Pengumpulan data dilakukan selama 2 hari kemudian dilakukan pengelolaan kasus yang ada.
Hasil: Masalah keperawatan yang ditemukan pada kasus ini adalah nyeri akut,
ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh dan hipertermi. Ini memberikan
gambaran adanya kesenjangan antara studi kasus dan studi literatur. Hal tersebut
dimungkinkan karena situasi dan respon yang berbeda dari masing-masing individu. Nyeri
akut erat kaitannya dengan tindakan pembedahan yang dilakukan. Akibat adanya luka insisi
pada daerah abdomen mengakibatkan pasien takut beraktivitas. Adanya luka operasi juga
mengjadikan resiko infeksi sebagai komplikasi yang mungkin terjadi mengingat pasien juga
mengalami hipertermi.
Kesimpulan: Masalah keperawatan utama pada kasus ini adalah nyeri akut dan
ketidakseimbangan nutrisi. Evaluasi dari masalah ini adalah masalah yang dirumuskan belum
teratasi. Perawatn selanjutnya masih diperlukan guna mendapatkan kesembuhan maksimal
bagi pasien dan sesuai dengan yang telah direncanakan.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D3) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing: Hj.Yulianti Suswari,S.Kp |
| Uncontrolled Keywords: | Post Laparatomi et causa Peritonitis |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan |
| Depositing User: | Yuni Sri Subkhaini |
| Date Deposited: | 13 Jul 2017 06:56 |
| Last Modified: | 14 Apr 2025 03:58 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2677 |
