SAFITRIH, LAILA (2015) ANGKA KEJADIAN DAN PENATALAKSANAAN KERACUNAN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO. Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
Laila Safitrih_JUDUL.pdf
Download (907kB)
Laila Safitrih_BAB I.pdf
Download (523kB)
Laila Safitrih_BAB II.pdf
Download (565kB)
Laila Safitrih_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (522kB)
Laila Safitrih_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (593kB)
Laila Safitrih_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (518kB)
Laila Safitrih_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (526kB)
Laila Safitrih_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (997kB)
Abstract
Latar Belakang: Racun dapat menganggu fungsi tubuh atau bahkan menghentikan fungsi tubuh yang berakibat terjadinya penurunan kesehatan dalam kondisi gawat darurat. Penatalaksanaan keracunan membutuhkan terapi yang tepat sehingga dapat menyelamatkan nyawa pasien dan membuat pengobatan menjadi efektif dan efisien.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian keracunan dan megevaluasi penatalaksanaan keracunan di Instalasi Gawat Darurat RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif retrospektif menggunakan data rekam medik pasien keracunan periode Januari 2012 – Desember 2014.
Hasil: Selama Januari 2012 - Desember 2014 ditemukan 117 kasus keracunan dengan angka kematian 0 kasus. Penyebab tertinggi keracunan yakni gigitan ular (69,2%) selain itu ditemukan juga keracunan Pestisida, makanan, obat, alkohol, racun tanaman dan shellfish. Pasien mayoritas adalah laki-laki (70,1%), usia 28-45 tahun (30,5%), memiliki pendidikan rendah yaitu Sekolah Dasar (49,6%) serta tidak memiliki pekerjaan (71,8%). Penatalaksanaan bervariasi antar tiap pasien menggunakan antidotum, antibiotik, antihistamin, analgetik-antipiretik, hemostatic agent, anti infeksi, dan beberapa obat gastrointestinal lainnya. Penatalaksanaan keracunan yang sudah sesuai buku pedoman penatalaksanaan keracunan sebanyak 24 kasus (20,51%) dan yang belum sesuai sebanyak 75 kasus (64,10%) sebagai konsekuensi dari belum tersedianya standar prosedur operasional untuk penatalaksanaan keracunan di Instalasi Gawat Darurat RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.
Kesimpulan: Angka kejadian keracunan di IGD RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto periode 2012-2014 yakni 117 kasus. Penatalaksanaan keracunan yang sudah sesuai buku pedoman penatalaksanaan keracunan sebanyak 24 kasus (20,51%) dan yang belum sesuai sebanyak 75 kasus (64,10%).
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
| Additional Information: | Pembimbing: Anjar Mahardian Kusuma, M.Sc., Apt. dan Much Ilham N. Aji Wibowo, M.P.H., Apt. |
| Uncontrolled Keywords: | Kejadian, Keracunan, Penatalaksanaan, Instalasi Gawat Darurat, Margono |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Farmasi S1 |
| Depositing User: | Bandriyah . |
| Date Deposited: | 24 Nov 2016 03:49 |
| Last Modified: | 08 Jan 2025 03:03 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/266 |
