HARTANTI, SEPTI (2014) ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. M DENGAN POST SECTIO CAESAREA HARI KE-1 ATAS INDIKASI DISPROPORSI CEFALOPELVIC DI RUANG BOUGENVIL DI RSUD dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
SEPTI HARTANTI COVER.pdf
File Pdf (601kB)
SEPTI HARTANTI BAB I.pdf
File Pdf (514kB)
SEPTI HARTANTI BAB II.pdf
File Pdf (671kB)
SEPTI HARTANTI BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
SEPTI HARTANTI BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (557kB)
SEPTI HARTANTI BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (505kB)
SEPTI HARTANTI DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (501kB)
SEPTI HARTANTI LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (983kB)
Abstract
Latar Belakang : Proses persalinan merupakan proses kompleks untuk
menyelamatkan ibu maupun bayinya dengan menggunakan berbagai macam
metode seperti persalinan pervaginam, persalinan dengan menggunakan alat dan
persalinan operatif yaitu Sectio Caesaria (SC). Disporporsi sefalopelvis (CPD)
merupakan salah satu indikasi dilakukan operasi Sectio Caesaria, karena apabila
dipaksakan dengan persalinan pervaginam dapat mengakibatkan resiko, sehingga
dapat mengakibatkan kematian pada ibu bahkan janin yang dikandungnya. Namun
demikian, Sectio Caesaria juga dapat mengakibatkan resiko antara perdarahan,
tromboemboli, infeksi, ruptur uteri, dan lain-lain. Untuk meminimalkan resiko
yang terjadi, klien Post Sectio Caesaria perlu mendapatkan perawatan.
Tujuan : Menggambarkan asuhan keperawatan pada Ny. M dengan post Sectio
Caesaria hari ke-1 dengan indikasi Disproporsi Cefalopelvic di Ruang Bougenvil
RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.
Metode : Metode penulisan dalam laporan ini adalah secara deskriptif dengan
memperlihatikan pelaksanaan asuhan keperawatan yang dilakukan secara
komprehensif terhadap pasien melalui pendekatan proses keperawatan yang terdiri
dari pengkajian, analisa data, diagnosa keperawatan, rencana tindakan
keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi dan evaluasi keperawatan.
Pengumpulan data dilakukan dengan cara obsevasi, wawancara, studi literatur,
dan studi dokumentasi.
Hasil : Diagnosa nyeri akut berhubungan dengan agen injuri fisik, masalah
teratasi. Defisit perawatan diri berhubungan dengan kelemahan fisik, masalah
teratasi. Resiko ketidakefektifan pemberian ASI berhubungan dengan defisit
pengetahuan tentang cara menyusui yang benar, masalah teratasi
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D3) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing: Kris Linggardini, S.Kp. M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | Post SC, Disproporsi Cefalopelvic |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan |
| Depositing User: | Yuni Sri Subkhaini |
| Date Deposited: | 13 Jul 2017 02:07 |
| Last Modified: | 09 Aug 2024 01:41 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2643 |
