GIRIYANTO, NUR AHMAD (2014) HIPERTERMIA PADA An. A DENGAN FEBRIS TYPHOID DI RUANG CEMPAKA RSUD dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
NUR AHMAD GIRIYANTO COVER.pdf

File Pdf (1MB)
Text
NUR AHMAD GIRIYANTO BAB I.pdf

File Pdf (558kB)
Text
NUR AHMAD GIRIYANTO BAB II.pdf

File Pdf (938kB)
Text
NUR AHMAD GIRIYANTO BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (797kB)
Text
NUR AHMAD GIRIYANTO BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (624kB)
Text
NUR AHMAD GIRIYANTO BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (506kB)
Text
NUR AHMAD GIRIYANTO DAFTAR PUSTAKA.pdf

File Pdf (746kB)
Text
NUR AHMAD GIRIYANTO LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Demam tifoid merupakan salah satu penyakit yang menyerang saluran
pencernaan yang disebabkan oleh Salmonella typhi dan masih merupakan penyakit
endemik di Indonesia. Badan kesehatan dunia (WHO) memperkirakan jumlah kasus
febris typhoid diseluruh dunia mencapai 16-33 juta dengan 500-600 ribu kematian tiap
tahunnya. Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah berdasarkan
sistem surveilans pada tahun 2010 jumlah penderitanya mencapai 46.142 penderita.
Berdasarkan penghitungan angka statistik pasien yang didapatkan dari rekam medis
RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga pada bulan Februari sampai April
tahun 2014 terhitung jumlah keseluruhan pasien yang masuk dengan kasus demam
typhoid adalah 302 pasien, dengan 144 laki-laki dan 158 perempuan. Sedangkan jumlah
pasien yang dirawat inap di ruang Cempaka adalah 56 anak dengan 34 laki-laki dan 22
perempuan.
Tujuan : Mengambarkan hasil kelolaan penulis “Hipertermia pada An. A dengan febris
typhoid di ruang Cempaka RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga”.
Metode : Penelitian ini menggunakan studi kasus data diperoleh dari sumber informasi
wawancara, observasi, dan studi literatur. Pengumpulan data dilakukan dengan cara
pengkajian dan pemeriksaan fisik.
Hasil : Masalah keperawatan yang muncul: (1) Hipertermia berhubungan dengan proses
penyakit. (2) Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan
dengan intake tidak adekuat. (3) Ansietas berhubungan dengan Hospitalisasi. (4)
Defisiensi pengetahuan berhubungan dengan keterbatasan kognitif. Setelah dilakukan
penatalaksanaan asuhan keperawatan, masalah keperawatan hipertermi, ansietas, dan
defisiensi pengetahuan teratasi sedangkan masalah ketidakseimbangan nutrisi belum
teratasi.
Kesimpulan : Dari keempat diagnosa, terdapat prioritas masalah yaitu hipertermia telah
teratasi, namun terdapat masalah keperawatan yang belum teratasi yaitu
ketidakseimbangan nutrisi karena keterbatasan waktu, maka dari itu penulis menyerahkan
kepada perawat ruangan untuk menindak lanjuti masalah keperawtan tersebut.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (D3)
Catatan Mahasiswa ke Admin: Pembimbing: Ns. Umi Solikhah, S.Kep., M.Kep.,
Uncontrolled Keywords: Febris typhoid, hipertermia, ketidakseimbangan nutrisi, ansietas, defisiensi pengetahuan.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan
Depositing User: Yuni Sri Subkhaini
Date Deposited: 11 Jul 2017 08:59
Last Modified: 05 Aug 2024 02:32
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2559

Actions (login required)

View Item
View Item