NINGRUM, HILDA SEPTA (2013) ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.S DENGAN KETIDAKEFEKTIFAN BERSIHAN JALAN NAFAS ET CAUSA PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK (PPOK) DI RUANG KENANGA RSUD Dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
HILDA SEPTA NINGRUM COVER.pdf
Download (594kB)
HILDA SEPTA NINGRUM BAB I.pdf
Download (518kB)
HILDA SEPTA NINGRUM BAB II.pdf
Download (628kB)
HILDA SEPTA NINGRUM BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (673kB)
HILDA SEPTA NINGRUM BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (599kB)
HILDA SEPTA NINGRUM BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (505kB)
HILDA SEPTA NINGRUM DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (502kB)
HILDA SEPTA NINGRUM LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (817kB)
Abstract
Latar Belakang: Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan
penyakit paru-paru yang berlangsung lama dan ditandai oleh peningkatan resistensi terhadap aliran udara sebagai gambaran patofisiologi utamanya. Faktor yang berhubungan adalah lingkungan meliputi perokok pasif, mengisap asap, merokok. Bila tidak diimbangi dengan pembersihan udara seperti penghijauan atau pembuatan taman, maka pertama yang terganggu adalah fungsi pernafasan. Sampai saat ini penyakit paru obstruksi kronik
masih tinggi angka kesakitannya di Indonesia. Data register yang diperoleh di ruangan Kenanga bangsal penyakit dalam RSUD
Dr. R. Goeteng Taroenadibrata, pada kasus PPOK pada tahun 2013
selama 3 bulan terakhir dari bulan Januari sampai dengan bulan Maret
jumlah pasien dengan gangguan sistem pernafasan 26 orang dari 228 orang, yang menderita penyakit paru obstruktif kronik sebanyak 13 orang (50%). Penyakit paru obstruksi kronik dalam 10 besar kasus di ruang kenanga menempati urutan ke 7. Penulis mengangkat permasalahan
adanya gangguan sistem pernafasan yaitu penyakit paru obstruksi kronik.
Maka penulis ingin memaparkan asuhan keperawatan ketidakefektifan bersihan jalan nafas pada pasien penderita PPOK dengan judul “ Asuhan Keperawatan Pada Tn.S dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas et causa Penyakit Paru Obstruktif Kronik”.
Hasil : Hasil evaluasi akhir dapat diambil kesimpulan untuk ketidakefektifan bersihan jalan nafas berhubungan dengan obstruksi jalan nafas teratasi, defisit perawatan diri oral hygiene, personal hygiene
berhubungan dengan penurunan motivasi teratasi sebagian, resiko perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan penurunan fungsi imunitas belum teratasi, dan kurang pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi tentang cara mengatasi
serangan sesak nafas teratasi.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D3) |
| Additional Information: | PEMBIMBING I: MUSTIAH YULISTIANI, S.Kp., CWCS PEMBIMBING II: HJ. YULIANTI SUSWARI, S.Kp |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : penyakit paru obstruksi kronik, ketidakefektifan bersihan jalan nafas, nebulizer, imunitas |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan |
| Depositing User: | Novia Marantika |
| Date Deposited: | 07 Jul 2017 02:34 |
| Last Modified: | 15 Nov 2024 02:34 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2379 |
