Wahyuni, Dian Tri (2014) Resiko Kejang Berulang Pada An.P Dengan Etof (Epilepsy Tregered Of Fever) Di Irna Cempaka Rumah Sakit Umum Daerah dr.R.Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Text
DIAN TRI WAHYUNI COVER.pdf

File Pdf (628kB)
Text
DIAN TRI WAHYUNI BAB I.pdf

File Pdf (537kB)
Text
DIAN TRI WAHYUNI BAB II.pdf

File Pdf (608kB)
Text
DIAN TRI WAHYUNI BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (569kB)
Text
DIAN TRI WAHYUNI BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (566kB)
Text
DIAN TRI WAHYUNI BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (508kB)
Text
DIAN TRI WAHYUNI DAFTAR PUSTAKA.pdf

File Pdf (535kB)
Text
DIAN TRI WAHYUNI LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (562kB)

Abstract

Latar Belakang: Sistem persyarafan merupakan sistem yang kompleks terutama sistem syaraf
otak. Banyak sekali penyakit yang berkaitan dengan otak, salah satunya adalah penyakit epilepsi.
Prevalensi dinegara berkembang ditemukan lebih tinggi dari negara maju. Dinegara berkembang
epilepsi sering terjadi pada bayi, anak-anak, remaja, dan orang tua. Jumlah pasien diruang
Cempaka februari sampai april tercatat 16 anak dengan 6 laki-laki dan 10 perempuan menderita
epilepsi dari seluruh pasien 414 anak dengan kasus yang berbeda.
Tujuan: Mengeksplorasi masalah keperawatan epilepsi pada anak dan mendapatkan gambaran
pelaksanaan asuhan keperawatan anak dengan epilepsi.
Metode: Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan study kasus. Sumber informasi
diperoleh dari wawancara, observasi partisipatif, dan studi literatur. Pengumpulan data dilakukan
dengan cara pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Selain itu,
pengumpulan data dan pengelolaan dilakukan 2 hari.
Hasil: Masalah keperawatan yang ditemukan pada kasus ini adalah hipertermi, keterlambatan
pertumbuhan dan perkembangan, ansietas, dan defisiensi pengetahuan. Ini menggambarkan tidak
ada kesenjangan antara study kasus dengan study literatur. Walaupun tidak semua masalah pada
literatur muncul dalam kasus ini.
Kesimpulan: Masalah keperawatan utama pada kasus ini adalah hipertermi, ansietas dan
defisiensi pengetahuan teratasi. Ada satu diagnosa yang tidak teratasi yaitu keterlambatan
pertumbuhan dan perkembangan dikarenakan epilepsi menyerang sistem otak yang dapat
mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan karena otak sebagai pusat sistem saraf.

Dosen Pembimbing: unspecified | unspecified
Item Type: Thesis (D3)
Catatan Mahasiswa ke Admin: Pembimbing: Ns. Umi Solikhah, S.Pd, M.Kep
Uncontrolled Keywords: epilepsi, hipertermi, keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan, ansietas, defisiensi pengetahuan.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan
Depositing User: Yuni Sri Subkhaini
Date Deposited: 06 Jul 2017 04:28
Last Modified: 17 Jul 2025 01:03
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/2331

Actions (login required)

View Item
View Item