Rahayu, Suci Dwi (2017) PENGARUH EKSTRAK TUMBUHAN BAKAU KACANGAN (Rhizophora apiculata) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI Aeromonas hydrophila SECARA IN-VITRO. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
COVER_SUCI DWI RAHAYU_BIOLOGI'17.pdf
File Pdf (854kB)
BAB I_SUCI DWI RAHAYU_BIOLOGI'17.pdf
File Pdf (718kB)
BAB II_SUCI DWI RAHAYU_BIOLOGI'17.pdf
File Pdf (570kB)
BAB III_SUCI DWI RAHAYU_BIOLOGI'17.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (651kB)
BAB IV_SUCI DWI RAHAYU_BIOLOGI'17.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (842kB)
BAB V_SUCI DWI RAHAYU_BIOLOGI'17.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (705kB)
DAFTAR PUSTAKA_SUCI DWI RAHAYU_BIOLOGI'17.pdf
File Pdf (633kB)
LAMPIRAN_SUCI DWI RAHAYU_BIOLOGI'17.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
Abstract
Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh ekstrak
tumbuhan bakau kacangan (R. apiculata) dalam menghambat pertumbuhan
bakteri Aeromonas hydrophila secara in-vitro telah dilaksanakan pada bulan
Februari – September 2016 di Laboratorium Biologi Farmasi dan Laboratorium
Mikrobiologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Pembuatan ekstrak daun
dan batang tumbuhan bakau kacangan (R. apiculata) menggunakan pelarut polar
(metanol) dan non-polar (n-heksan) dilakukan dengan metode maserasi.
Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola
Faktorial dengan 3 faktor yaitu organ tumbuhan mangrove (daun dan batang),
strain bakteri A. hydrophila (GPl-04,GL-01,GL-02,GJ-01, GK-01 dan GB-01) dan
konsentrasi ekstrak mangrove (0%,10%,20% dan 30%). Metode yang digunakan
yaitu metode eksperimen dengan 56 kali perlakuan dan 3 kali ulangan. Parameter
yang diamati yaitu diameter zona hambat. Analisis data menggunakan Analisis
Non-Parametrik pada taraf kepercayaan 95% berdasarkan perhitungan diameter
zona hambat. Hasil analisis menunjukkan ekstrak metanol daun tumbuhan bakau
kacangan (R. apiculata) yang memiliki pengaruh terbaik yaitu konsentrasi 20%
dan konsentrasi 30% terhadap strain bakteri GJ-01 sebesar 2,87 mm dan ekstrak
metanol batang tumbuhan bakau kacangan (R. apiculata) yang memiliki pengaruh
terbaik yaitu konsentrasi 30% terhadap strain bakteri GL-02 yaitu sebesar 2,1 mm.
Ekstrak n-heksan daun tumbuhan bakau kacangan (R. apiculata) yang memiliki
pengaruh terbaik yaitu pada konsentrasi 10% terhadap strain bakteri GL-01
sebesar 2 mm. Ekstrak n-heksan batang tumbuhan bakau kacangan (R.
apiculata)yang memiliki pengaruh terbaik yaitu pada konsentrasi 30% terhadap
strain bakteri GL-01 yaitu sebesar 1,23 mm.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Tugas Akhir Mahasiswa (S1) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Pembimbing: Dini Siswani Mulia, S.Pi., M.Si dan Drs. Heri Maryanto, M.Si. |
| Uncontrolled Keywords: | A. hydrophila, maserasi, Rhizophora apiculata, zona hambat |
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi S1 |
| Depositing User: | Iin Hayuningtyas |
| Date Deposited: | 29 May 2017 04:24 |
| Last Modified: | 24 Dec 2024 01:25 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1993 |
