DAHLIA, . (2014) ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. R DENGAN POST SECTIO CAESAREA ATAS INDIKASI PLACENTA PREVIA DI RUANG BOUGENVILE RSUD dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA. D3 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.
DAHLIA COVER.pdf
File Pdf (622kB)
DAHLIA BAB I.pdf
File Pdf (515kB)
DAHLIA BAB II.pdf
File Pdf (639kB)
DAHLIA BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (543kB)
DAHLIA BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (533kB)
DAHLIA BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (505kB)
DAHLIA DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (517kB)
DAHLIA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (679kB)
Abstract
Latar Belakang: proses persalinan merupakan pengeluaran hasil konsepsi (janin dan plasenta) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan buatan atau tanpa bantuan atau kekuatan sendiri. Sectio Caesarea adalah suatu cara melahirkan janin dengan membuat sayatan pada dinding uterus melalui dinding depan perut. Operasi sectio caesarea biasanya dilakukan karena adanya indikasi-indikasi yang dapat mempersulit kelahiran dan untuk menyelamatkan ibu dan janin salah satunya adalah plasenta previa. Plasenta previa merupakan keadaan dimana plasenta berimplantasi pada tempat abnormal, yaitu pada segmen bawah uterus sehingga dapat menutupi sebagian atau seluruh pembukaan jalan lahir (0stium uteri nternal). Menurut Word Healt Organization (WHO) angka persalinan dengan metode sectio caesarea cukup besar yaitu sekitar 24% sampai 30% dari semua proses persalinan. Sementara untuk negara maju seperti belanda presentase sectio caesarea kecil yaitu 9-13%. Di indonesia presentasenya masih besar yaitu lebih dari 50% terutama di rumah sakit swasta dan di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata terdapat 126 orang pasien dengan kasus sectio caesarea dan terdapat 8 orang (6,34%) kasus dengan indikasi plasenta previa.Namun, operasi sectio caesarea dapat menimbulkan dampak dan kesehatan yang cukup berarti seperti infeksi, perdarahan, luka pada organ, komplikasi dari obat bius dan kematian.
Tujuan: Dapat menerapkan asuhan keperawatan pada klien dengan post sectio caesarea atas indikasi plasenta previa secara komprehensif.
Metode: Metode penulisan ini adalah secara Deskriptif dengan asuhan keperawatan yang dilakukan secara komprehensif melalui pendekatan proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian, analisa data, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan.
Hasil: Masalah utama yang ditemukan adalah nyeri akut, defisit keperawatan diri, dan resiko ketidakefektifan pemberian ASI.
Kesimpulan: Masalah keperawatan utama pada kasus ini adalah nyeri akut.
| Dosen Pembimbing: | unspecified | unspecified |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D3) |
| Catatan Mahasiswa ke Admin: | Kris Linggardini, S. Kp, M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | sectio caesarea, plasenta previa |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Diploma Keperawatan |
| Depositing User: | Roni Purwanto |
| Date Deposited: | 23 May 2017 05:53 |
| Last Modified: | 03 Jul 2024 07:46 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/1962 |
