Rahmawati, Salsabila Safrilia (2026) Regulasi Emosi Pada Perempuan Dewasa Awal Yang Mengalami Toxic Relationship. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Text
Cover SALSABILA SAFRILIA R..pdf

Download (1MB)
Text
Bab I SALSABILA SAFRILIA R..pdf

Download (886kB)
Text
Bab II SALSABILA SAFRILIA R..pdf

Download (906kB)
Text
Bab III SALSABILA SAFRILIA R..pdf
Restricted to Registered users only

Download (889kB)
Text
Bab IV SALSABILA SAFRILIA R..pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
Bab V SALSABILA SAFRILIA R..pdf
Restricted to Registered users only

Download (767kB)
Text
Dapus SALSABILA SAFRILIA R..pdf

Download (799kB)
Text
Lampiran SALSABILA SAFRILIA R..pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Masa dewasa awal merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan pembentukan identitas, hubungan intim, dan kemandirian emosional. Pada fase ini, perempuan rentan terlibat dalam toxic relationship, yaitu hubungan tidak sehat yang dapat berdampak negatif pada kondisi psikologis, khususnya regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan regulasi emosi pada perempuan dewasa awal yang pernah mengalami toxic relationship. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Partisipan dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria perempuan berusia 19–40 tahun yang memiliki pengalaman hubungan toxic. Data dikumpulkan melalui wawancara semiterstruktur dan dianalisis menggunakan Descriptive Phenomenological Analysis (DPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mengalami emosi negatif yang intens, seperti marah, sedih, dan kecewa akibat konflik dan pengkhianatan pasangan. Pada awalnya, partisipan cenderung memendam emosi dan mengalami kesulitan dalam mengelola perasaan tersebut, yang berdampak pada kesejahteraan psikologis dan aktivitas sehari-hari. Seiring waktu, melalui refleksi diri, penerimaan emosi, dan dukungan sosial, partisipan mulai mengembangkan strategi regulasi emosi yang lebih adaptif, seperti menetapkan batasan emosional dan mengalihkan perhatian pada aktivitas positif. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman toxic relationship dapat menjadi proses pembelajaran yang mendorong peningkatan kesadaran diri dan ketahanan emosional.

Dosen Pembimbing: Setyawati, Setyawati | nidn0609067501
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: regulasi emosi, perempuan dewasa awal, toxic relationship
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi S1
Depositing User: Agus Imam
Date Deposited: 15 Apr 2026 04:07
Last Modified: 15 Apr 2026 04:07
URI: http://repository.ump.ac.id/id/eprint/19122

Actions (login required)

View Item
View Item