Prasetiya, Panggih Yoga (2026) Potensi Tiga Spesies Trichoderma Hasil Eksplorasi Dalam Mengendalikan Penyakit Bercak Ungu (Alternaria porri) Pada Bawang Daun (Allium fistulosum L.). S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Cover Panggih Yoga Prasetiya.pdf
Download (3MB)
Bab I Panggih Yoga Prasetiya.pdf
Download (842kB)
Bab II Panggih Yoga Prasetiya.pdf
Download (918kB)
Bab III Panggih Yoga Prasetiya.pdf
Restricted to Registered users only
Download (894kB)
Bab IV Panggih Yoga Prasetiya.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab V Panggih Yoga Prasetiya.pdf
Restricted to Registered users only
Download (822kB)
Dapus Panggih Yoga Prasetiya.pdf
Download (842kB)
Lampiran Panggih Yoga Prasetiya.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Abstract
Penyakit bercak ungu (Alternaria porri) merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya bawang daun (Allium fistulosum L.) yang dapat menurunkan produksi dan menyebabkan gagal panen. Pengendalian yang mengandalkan pestisida kimia sintetis menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan, sehingga diperlukan alternatif ramah lingkungan, yaitu agens pengendali hayati seperti jamur Trichoderma sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi tiga spesies Trichoderma hasil eksplorasi (Trichoderma viride, Trichoderma asperellum, dan Trichoderma atroviride) dalam mengendalikan penyakit bercak ungu dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman bawang daun. Penelitian dilaksanakan di Desa Serang, Kabupaten Purbalingga, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima taraf perlakuan yang diulang enam kali, termasuk kontrol (tanpa aplikasi) dan fungisida Mankozeb sebagai pembanding. Variabel pengamatan meliputi intensitas penyakit, tinggi tanaman, jumlah anakan dan daun, serta bobot akar dan tanaman segar. Data dianalisis menggunakan sidik ragam ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DMRT 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ketiga spesies Trichoderma memberikan pengaruh nyata dalam menurunkan intensitas penyakit bercak ungu dibandingkan dengan kontrol. Perlakuan fungisida Mankozeb memberikan intensitas penyakit terendah (8,67% pada 60 hst), namun tidak berbeda nyata dengan Trichoderma atroviride (14,00%). Trichoderma atroviride dan Trichoderma asperellum memiliki efektivitas yang hampir sama dengan fungisida dalam menekan perkembangan penyakit. Selain itu, perlakuan Trichoderma secara signifikan meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah daun, bobot tanaman segar, dan bobot akar segar dibandingkan kontrol pada pengamatan umur tertentu.
| Dosen Pembimbing: | Budi, Gayuh Prasetyo and Suyadi, Aman | nidn0006056501, nidn0010106501 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Alternaria porri, Bawang daun, Pengendalian hayati, Trichoderma atroviride, Trichoderma sp. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian dan Perikanan > Agroteknologi S1 |
| Depositing User: | Agus Imam |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 03:57 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 03:57 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/19098 |
