Indriani, Resti Dwi (2025) Tingkat Insidensi Tiga Penyakit Pada 10 Genotipe Tanaman Jagung Manis Introduksi di Desa Karanggintung Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
RESTI DWI INDRIANI_COVER.pdf
File Pdf (2MB)
RESTI DWI INDRIANI_BAB I.pdf
File Pdf (1MB)
RESTI DWI INDRIANI_BAB II.pdf
File Pdf (1MB)
RESTI DWI INDRIANI_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
RESTI DWI INDRIANI_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
RESTI DWI INDRIANI_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
RESTI DWI INDRIANI_DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Pdf (1MB)
RESTI DWI INDRIANI_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (4MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat insidensi, intensitas serangan, dan laju infeksi tiga penyakit utama pada 10 genotipe tanaman jagung manis introduksi di Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Tiga penyakit utama yang diamati yaitu penyakit bulai (Peronosclerospora maydis), hawar daun (Helminthosporium turcicum), dan karat daun (Puccinia sorghi). Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu genotipe jagung manis yang terdiri dari 10 genotipe introduksi dan 2 varietas pembanding (Bonanza dan Eksotik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh genotipe terserang ketiga penyakit tersebut dengan tingkat insidensi, intensitas, dan laju infeksi yang berbeda-beda. Genotipe PACS211 menunjukkan tingkat insidensi dan intensitas serangan bulai terendah dibandingkan genotipe lainnya, serta memiliki laju infeksi negatif yang menandakan adanya ketahanan terhadap perkembangan penyakit. Sementara itu, untuk penyakit hawar daun dan karat daun, beberapa genotipe seperti PACS213 dan PACS214 menunjukkan nilai insidensi dan intensitas serangan yang lebih rendah dibanding varietas pembanding. Penggunaan fungisida dimetomorf secara rutin terbukti menekan perkembangan ketiga penyakit tersebut pada semua genotipe yang diuji. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan ketahanan antar genotipe jagung manis introduksi terhadap tiga penyakit utama, dan ditemukan beberapa genotipe yang lebih tahan dibandingkan varietas pembanding. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam memilih genotipe jagung manis yang sesuai untuk dikembangkan di daerah endemik penyakit seperti Karanggintung.
| Dosen Pembimbing: | Pribadi, Teguh and Shofiyani, Anis | 0027128001, 0621117501 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Jagung manis, genotipe introduksi, insidensi penyakit, intensitas serangan, laju infeksi, bulai, hawar daun, karat daun |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian dan Perikanan > Agroteknologi S1 |
| Depositing User: | Nur Hardiansyah |
| Date Deposited: | 06 Mar 2026 02:14 |
| Last Modified: | 06 Mar 2026 02:14 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/18782 |
