Ma’ruf, Hafidz Aghni (2025) Analisis Pemikiran Al-Ghazali Tentang Etika Bisnis Islam Dan Relevansinya Dengan Bisnis Kontemporer. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Firda Ilmiyatul Hima_Cover.pdf
Download (4MB)
Firda Ilmiyatul Hima_Bab I.pdf
Download (826kB)
Firda Ilmiyatul Hima_Bab II.pdf
Download (1MB)
Firda Ilmiyatul Hima_Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (963kB)
Firda Ilmiyatul Hima_Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (967kB)
Firda Ilmiyatul Hima_Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (818kB)
Firda Ilmiyatul Hima_Daftar Pustaka.pdf
Download (901kB)
Firda Ilmiyatul Hima_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (12MB)
Abstract
Fenomena persaingan ketat bisnis modern seringkali mengabaikan etika, sehingga memunculkan praktik-praktik bisnis yang tidak bermoral seperti monopoli, penipuan, permasalahan isi ulang saldo, sistem pembayaran pada paylater dan kartu kredit, pengembalian dana (refund), pembelian barang yang tidak sesuai dengan perjanjian atau rusak, serta barang tidak diterima konsumen. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis pemikiran al-Ghazali tentang etika bisnis Islam dalam karyanya Ihya’ ‘Ulumuddin, serta menjelaskan relevansinya terhadap praktik bisnis modern.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kepustakaan (library research) termasuk dalam rumpun penelitian kualitatif. Analisis data menggunakan data primer yang didapat dari karya al-Ghazali yaitu kitab Ihya’ Ulumuddin, dimana data yang dikumpulkan akan dianalisis secara induktif dengan mengkaji data yang telah didapat kemudian ditarik kesimpulan bersifat umum.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, pemikiran etika bisnis al-Ghazali dalam Ihya’ ‘Ulumuddin berpusat pada pencapaian keuntungan duniawi dan ukhrawi. Al-Ghazali menggolongkan praktik bisnis yang diperbolehkan seperti jual beli, salam, sewa-menyewa, qiradh, dan syirkah dan bisnis yang dilarang seperti ihtikar, peredaran uang palsu, riba’, serta menyembunyikan cacat barang. Al-Ghazali juga menyoroti pentingnya tolong-menolong (ta’awun), kepedulian sosial (ihsan), keadilan (‘adl), kejujuran, dan tanggung jawab dalam berbisnis untuk menghindari kemudaratan (ke-zaliman). Pemikiran etika bisnis menurut al-Ghazali relevan dengan bisnis kontemporer dalam aspek niat seperti munculnya praktik bisnis yang berorientasi dunia-akhirat seperti perbankan syariah, aspek kejujuran seperti munculnya UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, aspek tanggung jawab sosial dimana selaras dengan CSR dan ESG, dan aspek pendekatan pengawasan dimana pengawasan internal dibutuhkan untuk melengkapi pengawasan eksternal. Di sisi lain, pemikiran al-Ghazali memiliki keterbatasan karena lahir dalam konteks ekonomi abad pertengahan, sehingga belum menjangkau isu-isu etika bisnis di era digital seperti e-commerce dan mata uang kripto. Selain itu, pemikiran al-Ghazali cenderung berfokus pada etika individu dalam transaksi mikro, dan tidak terdapat pembahasan tentang makroekonomi dan kebijakan publik.
| Dosen Pembimbing: | Mukarromah, Safitri and Nurjizah, Ika | 0605037802, 0610056602 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Al-Ghazali, Etika Bisnis Islam, Bisnis Modern, Ihya’ ‘Ulumuddin. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc H Social Sciences > HB Economic Theory L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > Hukum Ekonomi Syariah S1 |
| Depositing User: | Catur Indra Himawan |
| Date Deposited: | 25 Nov 2025 03:31 |
| Last Modified: | 25 Nov 2025 03:31 |
| URI: | http://repository.ump.ac.id/id/eprint/18611 |
